15 Warga di Sebatik Keracunan Makanan, Usai Konsumsi Mie Goreng dan Ayam

Kondisi pasien di RSP Sebatik.

NUNUKAN-Sebanyak 15 warga di Kecamatan Sebatik Utara keracunan makanan, usai menyantap Mie Goreng usai melaksanakan sholat Jumat pada 9 April 2021.

Berdasarkan informasi yang di terima Pembawakabar.com, Minggu (11/4), Mie goreng dan ayam yang disediakan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Korbanya merupakan 15 orang, tiga orang terpaksa di rujuk ke rumah sakit Pratama (RSP) Sebatik yakni dua Anak-Anak dan 1 orang dewasa, sementara yang lainnya di perbolehkan pulang oleh pihak puskesmas Sebatik Timur.

Berdasarkan keterangan dr Venny yang menangani pasien di Unit Gawat Darurat Puskesmas Sungai Nyamuk menuturkan rata-rata keluhannya buang air besar dan muntah, demam, nyeri di perut, pusing dan nyeri di kepala.

” Untuk saat ini yang di rawat jalan kita bekali obat, Ini setelah kita lakukan observasi beberapa jam dan ada perubahan mereka dipulangkan tapi yang tidak ada perubahan mereka langsung dirujuk ke Rumah Sakit Pratama. yang kita rujuk ke rumah sakit pratama ada tiga orang yakni dua anak-anak dan 1 orang dewasa,” ujar dr Venny.

Sementara itu, Pasien bernama Yunus yang di temui di RSP menuturkan, Kita sehabis sholat Jum’at ada makanan disediakan, jadi kita makan sama-sama.
“Saat jam 4 sore saya sudah rasakan tidak enak badan, namun masih kuat beraktivitas. Menjelang magrib sudah mulai merasa meriang dan subuhnya itu saya buang air besar hingga siang,” ujar Yunus.

Karena merasa tidak kuat, Yunus sudah merasa pusing dan sesak langsung ke Puskesmas Sebatik Timur.” sekitar jam 2 saya ke puskesmas karena sudah tidak tahan pusing dan sesak nafas,” tuturnya di RSP Sebatik.

Baca Juga Dong:  Polsek Sebatik Timur Gagalkan Penyelundupan Sabu asal Malaysia

Dari keterangan Direktur RSP Sebatik, Dr Munira membenarkan adanya tiga pasien rujukan Puskesmas Sungai Nyamuk dengan keluhan pusing, diare dan muntah-muntah.

“Iya benar yang sedang di rawat di RSP ada 3 orang, 2 orang anak anak dan 1 orang dewasa.
Dua bersaudara di ruangan teri dan satu dewasa di ruangan bawal, mereka rujukan dari puskesmas Sungai Nyamuk, Sabtu malam. Tapi semua kondisinya sudah membaik,” terang Dr Munira.

“Sebelum keluhan, semua pasien riwayat konsumsi makanan yang dibagikan di Mesjid” tambah Dr Munira.

Atas kejadian ini pihak Polsek Sebatik Timur, tengah melakukan penyelidikan asal muasal makanan tersebut.

“Sementara kita sedang melakukan penyelidikan, kita telusuri siapa yang memberikan makanan di masjid itu dan dimana dia pesan makanan tersebut atau dibuat dimana, ini kita akan cek semua,” Kata Iptu Komaini, Kapolsek Sebatik Timur. (*)

Tinggalkan Balasan