NUNUKAN, Pembawakabar.com– Sebanyak 17 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani proses deportasi mandiri dari Tawau, Malaysia, tiba di Kabupaten Nunukan melalui Pelabuhan Tunon Taka, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 15.45 WITA.
Para PMI tersebut tiba menggunakan kapal KM Labuan Express dari Pelabuhan Feri Tawau, Malaysia. Setibanya di Pelabuhan Tunon Taka, seluruh PMI langsung menjalani pemeriksaan dan pendataan oleh instansi terkait.
Proses kedatangan dan pemeriksaan tersebut turut dihadiri perwakilan BP3MI Kaltara, TNI, Polsek KSKP Tunon Taka, Imigrasi, KKP, serta unsur terkait lainnya yang terlibat dalam pengamanan dan pemeriksaan.
Dari 17 PMI tersebut, terdiri dari 9 laki-laki dewasa dan 8 perempuan dewasa. Mereka berasal dari sejumlah daerah, yakni Kalimantan Utara sebanyak 8 orang, Sulawesi Selatan 2 orang, Nusa Tenggara Timur 5 orang, Sulawesi Barat 1 orang, dan Sulawesi Tenggara 1 orang.
Berdasarkan data yang diterima, para PMI tersebut dipulangkan dengan berbagai latar belakang kasus. Sebanyak 10 orang terkait permasalahan keimigrasian, 4 orang karena tinggal melebihi masa izin, 1 orang terkait kasus narkoba, dan 2 orang terkait kasus kriminal lainnya.
Setelah tiba di Pelabuhan Tunon Taka, para PMI terlebih dahulu mendapatkan arahan dari petugas BP3MI Kaltara. Selanjutnya, mereka diarahkan menuju ruang pemeriksaan Imigrasi untuk menjalani pemeriksaan dokumen.
Sementara itu, barang bawaan para PMI diperiksa oleh petugas Bea Cukai menggunakan mesin X-Ray. Pemeriksaan kesehatan juga dilakukan oleh petugas KKP Pelabuhan Tunon Taka.
Setelah seluruh proses pemeriksaan di pelabuhan selesai, 17 PMI tersebut kemudian dibawa menuju Rusunawa untuk menjalani penampungan sementara dan pendataan lebih lanjut oleh BP3MI Kaltara.
Selanjutnya, para PMI akan difasilitasi untuk dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan IPTU Riyanto Sarwo, S.H., melalui personel Polsek KSKP memastikan seluruh rangkaian kegiatan proses pemulangan deportasi mandiri tersebut berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
Kegiatan tersebut selesai sekitar pukul 16.35 WITA. Seluruh rangkaian proses pemulangan 17 PMI berlangsung dalam keadaan aman, lancar dan kondusif.(*)















