21 Siswa SMK Putra Borneo Kesehatan Lulus dengan Sertifikasi Keahlian dari BNSP

pelantikan, Penyumpahan dan Wisuda Kompetensi Keahlian Asisten Kesehatan.

NUNUKAN-Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Putra Borneo Kesehatan mengelar Pelantikan, Penyumpahan dan  Wisuda  kompetensi Keahlian Asisten Keperawatan terhadap 21 siswanya yang dinyatakan lulus dalam uji kompetensi di oleh lembaga Sertifikasi Pusat (LSP) yang bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di Ball Room Cafe Zayn, Kamis (8/4).

“Ini sudah kami laksananakan di bulan desember 2020, bekerja sama dengan lembaga sertifikasi Kompetensi pusat. Alhamdullilah anak-anak kami dinyatakan lulus seratus Persen sehingga hari ini kami melaksanakan Penyumpahan, Pelantikan dan Wisuda sebanyak 21 Siswa, 4 Siswa putra dan 17 Siswa Putri,” Ujar Asnania Kepala Sekolah SMK Putra Borneo Kesehatan Kabupaten Nunukan.

Bacaan Lainnya

Nia memastikan siswanya yang baru selesai mendapatkan sertifikasi Keahlian ini sudah siap bekerja di bidang kesehatan, seperti lulusan sebelumnya banyak yang bekerja di Apotik dan Rumah Sakit Daerah Nunukan.

“Kita Pastikan mereka layak untuk bekerja karena telah di lengkapi sertifikasi, karena sertifikat yang mereka pegang merupakan sertifikat dari lembaga sertifikasi Profesional yang bekerja sama dengan BNSP Tentu mereka propesional untuk diserap dunia kerja dan Industri, Alumni kami yang tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan (Kuliah) rata-rata mereka bekerja di Apotik, klinik dan Rumah Sakit,” jelasnya.

“Alumni kami sudah benar-benar di akui dan profesional, karena penguji mereka langsung kita datangkan dari LSP untuk menguji siswa kami sesuai anjuran Protokol kesehatan setiap siswa kami buatkan jadwal untuk mengikuti uji kompetensi setiap 5 siswa perharinya,” tambahnya.

Baca Juga Dong:  Sinkronisasi Dengan Pusat, DKISP Hadiri Rapat Bersama Kemendagri

Sementara itu, untuk jurusan Farmasi Nia menuturkan untuk tahun 2020/2021 di tiadakan, karena lebih fokus dengan di keahlian Kesehatan. Namun dua tahun kedepan jurusan Farmasi akan dibuka kembali.

“Farmasi ada, namun tahun ini kita fokus ke Keahlian kesehatan dan dua tahun kedepan farmasi sudah dibuka kembali,” tuturnya. (*)

 

 

 

Tinggalkan Balasan