Bekantan Bermunculan di Wisata Hutan Mangrove Yaki Manurani

Print Friendly, PDF & Email

NUNUKAN-Hutan Mangrove Yaki Manurani yang dibangun oleh Pemerintah Desa Binusan kembali menarik perhatian.

Wisata Hutan Mangrove seluas 6 hektar yang tersebut bermunculan hewan bekantan, terlihat dalam video yang berdurasi 29 detik yang diunggah akun Facebook Pemerintah Desa Binusan tampak beberapa ekor bekantan berbulu kuning, hidung besar, dan perut besar berada di atas pohon dan di tempat swafoto pengunjung di atas jembatan.

Kepala Desa Binusan Rudi Hartono saat dikonfirmasi menjelaskan, Bekantan tersebut sejak lama sudah ada di Wisata Hutan Mangrove Yaki Manurani namun jarang terlihat.

“Bekantan ini sudah ada sejak lama namun jarang terlihat, baru sekarang bermunculan mungkin karena sudah mau aman, dan berinteraksi dengan manusia sehingga mulai bermunculan, kita tentu bersyukur bekantan ini mau menampakkan diri,”jelas Rudihartono, Sabtu (28/1).

Menurutnya, Bekantan tersebut bermunculan juga dikarenakan pohon mangrove yang mulai rimbun di area jembatan yang telah ditanami pohon mangrove.

“Karena kita sudah menjaga dengan baik dari penebang, sehingga mangrove mulai subur dan rimbun, faktor ini juga yang membuat Bekantan ini merasa aman sehingga muncul. Kita harap bekantan ini tetap seperti itu tidak takut untuk menampakkan diri, sehingga pengunjung dapat melihat langsung,” ujarnya.

Rudi berharap dengan munculnya bekantan di area wisata, kita dan seluruh pengunjung bisa sama-sama menjaga.

“Menjaga dengan tidak mengusik dan memberikan makanan bukan dari yang kita siapkan. Kita nanti akan pelajari makanan bekantan ini agar mau mendekat dan kita akan sediakan untuk pengunjung yang nantinya bisa diberikan ke bekantannya,”terangnya.

Sementara untuk lanjutan pembangunan Wisata Mangrove Yaki Manurani, dikatakan Rudi akan dilanjutkan pada bulan April 2023 mendatang dengan mengunakan anggara Dana Desa (DD).

“Kita pasti melanjutkan pembangunan wisata mangrove andalan desa Binusan ini, kita menunggu anggaran DD, rencana kita akan mulai pada bulan April mendatang,” pungkasnya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *