
NUNUKAN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nunukan menggelar dialog interaktif bersama anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara Dapil IV Nunukan di Café Sayn, Rabu (17/9/2025). Dialog ini mengusung tema “Penguatan Peran Anggota DPRD Provinsi Kaltara Dapil IV Nunukan dalam Menjawab Aspirasi Masyarakat Kabupaten Nunukan.”
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kaltara, H. Ladullah, yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PWI Nunukan yang telah memberikan ruang berdiskusi. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting sebagai wadah menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan media.
“Tentunya kami sebagai anggota DPRD sangat mengapresiasi teman-teman dari PWI. Apa yang menjadi kekurangan di Kabupaten Nunukan akan kita fasilitasi sampai ke provinsi, baik yang belum terlaksana maupun yang sudah dilaksanakan,” ujar H. Ladullah.
Dalam kesempatan itu, ia menyoroti salah satu isu penting, yaitu pembangunan pelabuhan di Sebatik yang hingga kini belum difungsikan secara maksimal. Padahal, pelabuhan tersebut sudah selesai dibangun dan bahkan diresmikan secara serentak oleh Presiden Joko Widodo bersama enam pelabuhan lain di Indonesia beberapa waktu lalu.
“Kalau masalah pelabuhan di Sebatik itu saya kira sudah selesai pembangunannya. Bahkan sudah diresmikan langsung oleh Presiden kita. Yang jadi pertanyaan sekarang, kenapa tidak dipergunakan sebagaimana mestinya? Jangan sampai hanya dibangun tapi tidak digunakan,” tegasnya.
Menurut H. Ladullah, pembangunan pelabuhan membutuhkan biaya yang sangat besar, sehingga masyarakat berharap fasilitas tersebut dapat segera difungsikan. Dirinya menegaskan bahwa masyarakat tidak lagi membutuhkan janji, melainkan bukti nyata dari pemerintah.
“Harapan masyarakat tentu agar pelabuhan itu segera difungsikan. Kita di DPR akan terus mendorong pemerintah supaya pelabuhan ini bisa benar-benar digunakan sebagaimana layaknya. Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya. (*/Zha)



