Dua Hari Hilang, Remaja Sebatik Timur Ditemukan Meninggal Tengkurap di Sungai

 

NUNUKAN – Seorang remaja bernama Elis (17), warga Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari sapi. Korban ditemukan pada Sabtu (13/9/2025) sekitar pukul 12.15 WITA di sebuah sungai kecil di Desa Lapri, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan.

Elis dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Jumat (12/9/2025) sekitar pukul 17.00 WITA. Saat itu, ia diketahui pergi mencari sapi bersama dua rekannya, Wardi dan Nasirah. Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah.

Berdasarkan keterangan, Elis bersama pelapor sempat pergi dari rumah menuju kebun milik keluarga untuk mencari sapi di Desa Sungai Nyamuk RT 003. Karena tidak menemukan hewan tersebut, pencarian dilanjutkan hingga ke Desa Lapri. Dalam perjalanan, korban sempat bertemu ibunya yang juga ikut mencari sapi. Mereka kemudian melanjutkan pencarian hingga ke Jalan Abidin RT 005 Desa Lapri, melewati Puskesmas setempat.

Namun di sebuah persimpangan jalan, Elis terpisah dari rombongan. Pelapor sempat berteriak memanggil korban, tetapi tidak ada jawaban. Pelapor akhirnya pulang ke rumah untuk memastikan keberadaan Elis, namun korban juga tidak ditemukan. Sejak saat itu, korban dinyatakan hilang.

Upaya pencarian pun dilakukan oleh pihak keluarga bersama warga setempat dan dibantu personel Polsek Sebatik Timur. Setelah hampir dua hari, korban ditemukan oleh warga bernama Rasdin bersama sejumlah orang lainnya dalam keadaan tengkurap di aliran sungai kecil.

“Setelah memastikan korban sudah meninggal dunia, saksi langsung melaporkan penemuan itu kepada pihak keluarga,” ujar salah seorang warga.

Jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pratama (RSP) Sebatik untuk dilakukan visum oleh dokter Aldian Mulyanto Lokaria pada pukul 13.50 WITA. Proses visum selesai sekitar pukul 13.54 WITA, dan jenazah diserahkan kepada pihak keluarga pada pukul 14.06 WITA untuk dimakamkan.

Kapolsek Sebatik Timur melalui laporan resmi menyebutkan, hasil visum dari pihak rumah sakit belum diterbitkan. Sementara itu, pihak keluarga menerima jenazah dengan ikhlas dan langsung mempersiapkan proses pemakaman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *