Gubernur Kaltara Minta ASN Gunakan Batik Khas Daerah, Zainal: Tidak Perlu Perda Segala, Semua PNS Mengunakan Batik Khas Kaltara

Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang saat memberikan sambutan di acara Zona Integritas.

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang meminta kearifan lokal lebih dikedepankan. Salah satunya, menggunakan batik khas Kaltara.

“Karena belum semua yang saya lihat menggunakan batik Kaltara. Hal ini diharapkan dapat dimulai dari jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltara,” kata Zainal di sela-sela sambutan pada pencanangan pembangunan integritas Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Kaltara di Tanjung Selor, Kamis (18/2).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, ada tiga daerah di Kaltara yang telah memiliki batik khas, yakni Bulungan, Nunukan, dan Tarakan. “Saya mengimbau tidak perlu pakai perda-perda segala, semua PNS menggunakan batik khas Kaltara,” ujarnya.
Tak hanya menggunakan batik dengan corak khas daerah, Zainal juga mengatakan bahwa bangunan Pemprov Kaltara maupun kabupaten/kota seyogianya mengedepankan desain bernuansa kearifan lokal.

“Seluruh pemda di Indonesia sudah melakukannya, tapi di Kaltara saya lihat belum ada. Contoh gedung-gedung pemerintahan, termasuk kantor gubernur dan kantor penghubung Pemprov Kaltara di Jakarta,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Zainal juga menyampaikan bahwa program kerjanya bersama Wakil Gubernur Yansen Tipa Padan, menjadikan kabupaten/kota sebagai pilar utama Kaltara.

“Jadi yang mau diberdayakan kabupaten/kota. Rencana kita ke depan akan memanggil bupati/wali kota untuk rapat koordinasi di Tanjung Selor. Apa kebutuhannya, itu yang mau kita tahu,” ujarnya.

“Jangan sampai kita asyik membangun, ternyata yang kita bangun tidak sesuai kebutuhan masyarakat yang ada di kabupaten/kota,” tambah Zainal. TIM

Tinggalkan Balasan