IRAW Tidung Borneo Bersatu II akan Digelar Akhir November Mendatang

H Sura'i didampingi Pemangku adat dan Kepala Desa Binusan dalam sesi wawancara.
Print Friendly, PDF & Email

NUNUKAN, Pembawakabar.com-Lembaga Adat Tidung Kabupaten Nunukan mengelar rapat pembentukan Panitia IRAW Tidung Borneo Bersatu ke II yang digelar pada bulan November 2021 mendatang.

Rapat pembentukan ini dihadiri pemangku adat, Kordinator Lembaga Adat Tidung H. Sura’i, Kepala Desa Binusan Rudihartono, Pj Binusan Dalam Asriansyah serta masyarakat Adat Tidung Nunukan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kegiatan majiu safar atau tolak balak yang dilaksanakan di pendopo wisata Hutang Mangrove desa Binusan.

H Sura’i mengatakan, dalam pertemuan hari ini adalah kegiatan pembentukan panitia IRAW Tidung Borneo Bersatu II yang direncanakan akan diselenggarakan pada minggu ke empat bulan november 2021 mendatang. Dan dirangkaikan dengan majiu safar atau tolak balak.

“Rapat pembentukan panitia Iraw Tidung Borneo Bersatu II ini bertepatan dengan bulan ke sepuluh bulan sapar yang menjadi rutinitas masyarakat Tidung laksanakan baik di Nunukan, Malinau maupun di Serawak, Malaysia,” kata Sura’i, dalam sesi wawancara di Hutan Mangrove Desa Binusan, Jumat, (17/09).

Dia menambah, Pihaknya telah melakukan kordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan terkait dengan kegiatan Iraw Tidung Borneo Bersatu II mengenai dukungan dan izin dari satgas covid-19 dan pemeritnah Provinsi Kalimantan Utara terkait bantuan anggaran melalui Biro kesejahteraan Sosial (Kesra).

“Kita sudah berkordinasi, nanti secara resmi kita menghadap karena panitia baru saja dibentuk, dan utamanya nanti terkait dukungan dan izin dari Satgas Covid-19 agar bisa melaksanakan kegiatan tersebut secara tatap muka, jika kondisi sudah stabil. Kemudian sesuai hasil negosiasi dan komunikasi, kita akan mendapatkan bantuan anggaran dari Biro Kesejahteraan Sosial (Kesra) Pemprov Kaltara melalui dana hibahnya, sedangkan untuk besaran anggaran, kami masih belum tahu,”ungkap H.Sura’i.

Baca Juga Dong:  Begini Makna Logo HUT ke-9 Kaltara
pemangkut adat Tidung besama Kepala Desa Binusan Rudihartono.

Dia mengungkapkan pada kegiatan Iraw Borneo Bersatu II, Sura’i akan mengundang kembali  4 negara serumpun untuk hadir meramaikan kegiatan Iraw Borneo Bersatu yang digelar di Desa Binusan, Kabupaten Nunukan.

“InshaAllah acara ini akan sukses, kita akak lebih matangkan satu persatu dan ini jauh lebih siap. Kita kembali mengundang saudara-saudara kita dari negara Malaysia, Filipina, Brunei Darusalam dan Indonesia (Bulungan, Tana Tidung, Malinau dan Kota Tarakan),” Sebutnya.

Dia menambahkan, dalam event IRAW Tidung Borneo Bersatu II ini sedikit menambahkan penampilan seni budaya dan olahraga tradisional. Jika dikegiatan sebelumnya sebanyak 18 seni kebudayaan dan olahraga tradisional, untuk tahun ini kita akan menampilkan seni budaya beguting atau naik ayun bayi dan prosesi perkawaninan Adat Tidung yang akan ditampilkan.

Suasana pembentukan panitia iraw di pendopo wisata hutang mangrove desa Binusan.

“Seni budaya beguting atau naik ayun bayi dan prosesi perkawaninan Adat Tidung akan ditampilkan oleh saudara-saudara kita dari Kampung Rambutan, Nunukan,” Pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Binusan Rudihartono mengungkapkan, Pemerintah Desa Binusan  sangat menyambut baik dan mendukung kegiatan Iraw Tidung Borneo Bersatu II.

“Kami dari Pemerintah Desa Binusan siap untuk kegiatan ini, setelah mempelajari kegiatan Iraw sebelumnya yang kurang, tentu di tahun ini kami pastikan berjalan sukses dan ini sudah kami agendakan setiap tahunnya,”demikian Rudi Hartono. (OV)

 

Tinggalkan Balasan