Jadikan Pilar, Gubernur Kaltara Komitmen Perhatikan Pendidikan di Kabupaten dan Kota

NUNUKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan terus memperhatikan pembangunan pendidikan di kabupaten dan kota sebagai pilar Provinsi Kalimantan Utara, sehingga pada akhirnya Provinsi Kalimantan Utara melalui pembangunan pendidikannya betul-betul dapat menjadi rumah kita semua baik di daerah pedesaan, perbatasan, pesisir maupun perkotaan, mari kita semua bersama-sama membangun desa menata Kota.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Utara H. Zainal A. Paliwang saat meresmikan penggunaan sarana dan prasarana pendidikan yang telah selesai pengerjaannya di SMAN 2 Nunukan, Sabtu (10/04).

Bacaan Lainnya

Tampak turut mendampingi Gubernur, Wakil Gubernur Yansen TP, Ketua DPRD Provinsi Norhayati Andris, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid dan unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan.

Menurut Gubernur, prasarana dan sarana pendidikan yang telah diselesaikan untuk SMA atau SMK antara lain laboratorium fisika, laboratorium kimia, perpustakaan sekolah, ruang kelas baru beserta perabotannya, dan pengadaan alat kesenian tradisional untuk sekolah serta rehabilitas ruang kelas.

Adapun pembangunan dan rehabilitas dilakukan pada SMA negeri dan swasta di Nunukan sebanyak 9 sekolah, yaitu SMAN 1 Nunukan, SMAN 2 Nunukan, SMAN 1 Sebuku, SMAN 1 lumbis, SMAN 1 Sebatik, SMAN 1 Sebatik Tengah, SMAS Katolik frateran Santo Gabriel Nunukan, SMA Taruna Sebatik Utara dan SMA Muhammadiyah Nunukan, anggaran pembangunan ini bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Utara dan dana pusat berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total mencapai. Rp 7.610.250.000.

Untuk SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) pemerintah Provinsi juga sudah membangun 8 Ruang Praktik Siswa RPS lengkap dengan peralatan pratikum kerjanya pada tempat SMK negeri dan swasta di Kabupaten Nunukan. Pembangunan ruang praktik siswa dan perlengkapan peralatannya dilakukan pada sekolah : SMKN 1 Sebatik barat, SMKN 1 tu Sei menggaris, SMKN 1 tulin onsoi, dan smks Nurul Iman Sebatik, anggaran pembangunan ini bersumber dari APBD provinsi dan dana pusat berupa dana alokasi khusus dak dengan total mencapai Rp. 22.290.507.508

Baca Juga Dong:  Satgas Pamtas RI- Malaysia Yonarhanud 16/SBC Gelar Tes Swab Antigen Kepada Pelintas Batas

Seiring dengan pembangunan sara dan prasarana tersebut, Gubernur berharap semoga dengan pembangunan berbagai fasilitas sekolah ini kualitas proses dan hasil pembelajaran peserta didik meningkat sesuai dengan tuntutan perubahan dan kebutuhan dunia kerja.

“Saya berpesan kepada seluruh kepala sekolah dan guru-guru agar betul-betul dapat memanfaatkan sarana prasarana ini Demi kemajuan bangsa Indonesia kedepannya, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Nunukan perbatasan,” pinta Gubernur (Humas)

Tinggalkan Balasan