Kalapas Nunukan dan Jajarannya Ikuti Tes Urine, BNNK Nunukan Apresiasi Sinergitas yang Terjalin

Petugas BNNK Nunukan saat mengecek hasil tes urine dari Rapid tes urine delapan parameter.
Print Friendly, PDF & Email

NUNUKAN, Pembawakabar.com-Meski di tengah Pandemi Covid-19, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan tidak tinggal diam melakukan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika (P4GN) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Melalui edaran Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (Kemenkumham) nomor : ITJ-25.0T.02.01 Tahun 2020 Tentang P4GN di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, BNNK Nunukan bekerjasama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan melakukan tes urine kepada 66 Petugas, termasuk Kepala Lapas Nunukan Taufik Hidayat.

Bacaan Lainnya

Taufik Hidayat menyampaikan tujuan utama dari P4GN yang dilaksanakan setiap tahun ini untuk memperkuat kedisiplinan pegawainya di Lapas Kelas IIB Nunukan dan kegiatan yang secara rutin dilakukan setiap tahun.

“Tujuan utama dari kegiatan tes urine yang dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya ini adalah memperkuat kedisiplinan Pegawai Lapas Kelas IIB Nunukan, terutama yang berkaitan dengan larangan keras penyalahgunaan Narkoba “ujar Taufik.

“Alhamdulillah semuanya dinyatakan negatif, kita wajib mempertahankan hasil ini seterusnya,” tambah Taufik.

Dia juga mengharapkan dari hasil pelaksanaan P4GN tersebut, Petugas Lapas Nunukan tetap senantiasa mengawasi dan membina warga Binaan. “Harapan saya dengan hasil yang diperoleh dari pemeriksaan urine hari ini menandakan bahwa seluruh petugas tidak ada yang terpapar atau terpengaruh dengan narkoba, ini sangat penting karena kita sebagai petugas yang senantiasa mengawasi dan membina Warga Binaan di dalam Lapas  ” Harapnya.

Terpisah, Kepala BNNK Nunukan Kompol Sunarto menjelaskan untuk pelaksanaan P4GN, kami BNNK Nunukan melakukan sosialiasi dan edukasi terlebih dahulu, termasuk saat pengisian formulir kami meminta supaya formulir diisi dengan benar, jika sakit apa obat yang di komsumsi dan resep dokternya harus ada.

Baca Juga Dong:  Jumat Berbagi Berkah, Bea Cukai Nunukan Bagikan Nasi Kotak Gratis

“Semua kita lakukan sesuai SOP,  dalam pelaksanaan tes urine tersebut diawasi ketat oleh petugas kita, baik dari pengisian formulir, registrasi hingga pengambilan sampel urine,” ucapnya.

Sunarto menyebutkan, selama pelaksanaan  ada 66 sampel yang dites dengan rapid test naroba delapan parameter. “Semua negatif narkoba dan kita sangat apresiasi sinergitas dan kerjasama yang sudah terjalin antara BNNK Nunukan dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan. Sesuai dengan tujuan bersama yaitu mewujudkan Lembaga Pemasyarakatan Bersih Narkoba (Lapas Bersinar),” Pungkasnya.

Sementara dalam P4GN yang dilakukan di Lapas Nunukan, Dua petugas tidak mengikuti tes urin dikarenakan salah satu petugas sedang mengikuti Pon Papua dan satunya lagi sedang menjaga tahanan yang dirawat inap di RSUD Nunukan. (Hms/Red)

Tinggalkan Balasan