Lapas Nunukan Terima Monev Dari Divisi Pemasyarakatan Guna Meminimalisir Potensi Gangguan Kamtib

Print Friendly, PDF & Email

NUNUKAN- Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalimantan Timur melaksanakan penggeledahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan, Jum’at (21/10) malam.

Kegiatan dipimpin Langsung oleh Kepala Sub Bidang Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan Kanwil Kemenkumham Kaltimtara, Sapto Nugroho dan AH Zunaidi PK Madya. Tim Satops Patnal Divpas Kaltimtara yang dibantu petugas Lapas Nunukan langsung menggeledah kamar-kamar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Harga BBM Malaysia Lebih Murah dari BBM Indonesia

Pengeledahan tersebut merupakan bentuk keseriusan jajaran Divisi Pemasyarakatan Kaltimtara untuk mewujudkan ketertiban, keselamatan, dan keamanan di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Nunukan sebagaimana tata nilai dari Satops Patnal, yakni Tri Sakti Abiyana.

“Inspeksi mendadak (sidak) ini merupakan bentuk keseriusan Satops Patnal Divpas dalam melakukan deteksi dini guna meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” terang Sapto, saat memberikan pengarahan sebelum sidak dilaksanakan.

Menurutnya, agenda Satops Patnal tidak hanya menyasar WBP, tetapi juga petugas saat melaksanakan tugas.

Baca Juga:  Wabup Nunukan Selaku Ketua Kwarcab Nunukan Kukuhkan Pengurus Saka Bhayangkara Polres Nunukan

“Potensi ancaman bisa dari mana saja, termasuk dari petugas. Tugas kita untuk memastikan itu tidak terjadi,” lanjut Sapto.

Dari hasil penggeledahan, tim tidak menemukan barang-barang terlarang. Hanya ada barang-barang hasil karya WBP yang disalahgunakan yang berada di dalam kamar dan langsung dikeluarkan petugas.

Sapto mengingatkan agar barang-barang beserta peralatannya tidak dibawa ke dalam kamar karena dapat menimbulkan masalah. Ia juga berpesan agar seluruh WBP tetap menjaga situasi dalam lapas tetap aman, tertib, dan bersih.

Pada Kesempatan sidak kali itu, Kalapas Nunukan I Wayan Nurasta Wibawa juga menghimbau WBP di Kamar Hunian untuk selalu berperilaku baik dan mengikuti pembinaan di Lapas Nunukan dengan aktif dan baik. Segala bentuk permasalahan di dalam kamar hunian harus diselesaikan dengan baik-baik agar keamanan dan ketertiban di dalam Lapas terjaga.

Baca Juga:  Gubernur Silaturahmi dengan Masyarakat Perbatasan

“Kami akan selalu memberikan fasilitas dan layanan maupun layanan kesehatan yang terbaik untuk kalian, namun kalian juga harus membalas dengan berperilaku baik selama di Lapas,” tegas Wayan.

Usai pelaksanaan sidak, barang hasil sidak di BA kan dan langsung dimusnahkan dengan cara dibakar. Sidak yang dilaksanakan kurang lebih dua jam tersebut berlangsung aman, tertib, dan pelaksanaannya tetap mengedepankan nilai-nilai humanis. (RR Humas Lanuka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *