Operasi Keselamatan Kayan 2021 di Gelar Selama 14 Hari

NUNUKAN-Polres Nunukan Gelar OPS Keselamatan tetap mengedepankan pencegahan dan Protokol Kesehatan. Kegiatan ini berlangsung hari ini tanggal 12-25 April 2021 yang serentak dilaksanakan di Wilayah Kalimantan Utara (Kaltara).

Upacara Gelar pasukan OPS Keselamatan di tandai dengan Penyematan Pinta berwarna Biru oleh Kapolres Nunukan kepada perwakilan personil Pom TNI, Sat Lantas dan Sat Pol PP, Senin (12/4).

Bacaan Lainnya

Adapun peserta Upacara gelar pasukan terdiri dari Gabungan Perwira Polres Nunukan satu Pleton, Pleton Lanal Nunukan, pleton Kodim Nunukan, pleton Satgas RI- Malaysia, Pleton Gabungan Staf Dishub Nunukan, Pleton Sat Pol PP, Pleton staf polres Nunukan dan di hadiri unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan.

Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar saat membacakan amanat Kapolda Kaltara Irjen Pol Drs.Bambang Kristiyono, M Hum menyampaikan, pertumbuhan penduduk di wilayah kaltara di barengi dengan pertumbuhan kendaraan sebagai sarana Transportasi yang juga menimbulkan permasalahan dibidang lalu lintas.

Adapun permasalahan lalu lintas disebabkan oleh 5 faktor, yaitu Manusia, infrastuktur, kendaraan, lingkungan dan Alam.

Selain itu faktor-faktor lain disebabkan karena bencana alam dan penyebaran Pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Kapolda mengingatkan dalam kegiatan OPS Keselamatan ini diharapkan masyarakat tetap mematuhi 5 M yaitu Mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak,menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas,” Tutur Kapolres Nunukan.

Dalam operasi keselamatan Kayan 2021, Kapolres perintahkan jajarannya agar mengurangi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan Nyata yang dapat menimbulkan atau menghambat terciptanya keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Baca Juga Dong:  Satgas Pamtas RI- Malaysia Yonarhanud 16/SBC Gelar Tes Swab Antigen Kepada Pelintas Batas

Kepada seluruh personil yang terlibat pelaksanaan OPS Keselamatan Kayan 2021 agar bertindak dengan cara melakukan deteksi dan pemetaan daerah rawan kecelakaan, kedua mengutamakan pencegahan dan bertindak secara humanis kepada masyarakat, Ciptakan Kamseltibcar lantas dengan mematuhi protokol Kesehatan, Sosialisasi Kamseltibcar dengan baik, serta menciptakan rasa aman ditengah masyarakat, sehingga nyaman dalam menjalankan ibadah ramadhan, kemudian melaksanakan kegiatan ops Kesehatan dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat. (**)

Tinggalkan Balasan