Polres Musnahkan Sabu 48 Kilogram Bernilai Puluhan Miliar

Pemusnahan Sab-sabu 48 Kilogram.
Print Friendly, PDF & Email

NUNUKAN-Polres Nunukan memusnahkan 48, 055 kilogram barang bukti sabu hasil pengungkapan kasus peredaran narkotika di Kabupaten Nunukan selama periode bulan April- Juli 2022.

Pantauan Pembawakabar.com, Rabu (3/8), di Aula Sebatik Polres Nunukan,  pemusnahan satu bungkus sabu atau seberat kurang lebih 1 kilogram dengan kemasan plastik putih transparan dilakukan oleh Kapolres Nunukan AKBP Ricky Hadiyanto dengan melarutkan Sabu-sabu tersebut ke dalam wadah berisi air.

Turut hadir dalam pemusnahan, Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan, Yudi Prihastoro, Kepala BNNK Nunukan Henry Emanuel, Perwakilan Dandim 0911 Nunukan, Kepala Pengadilan Negeri Nunukan, Danlanal Nunukan, Perwakilan Dansatgas Pamtas serta Kasat Reskoba Polres Nunukan.

Baca Juga:  Kades Binusan Minta Ketegasan Instansi Terkait Soal Aturan Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau

“Ada 17 perkara dari 25 tersangka yang terdiri dari 24 laki-laki dan 1 orang perempuan dengan barang bukti yang dimusnahkan 48, 065 Kilogram, namun ada disisihkan untuk keperluan proses penyidikan di labfor Surabaya seberat  5 gram untuk pembuktian dan di persidangan 5 gram, sehingga yang dimusnahkan 48,055 kilogramPemusnahan ini dilakukan karena kita sudah mendapatkan penepatan pemusnahan dari Kejaksaan Negeri Nunukan,” tutur Kapolres Nunukan.

Dia menambahkan, dalam kasus pengungkapan perkara yang ditangani bekerjasama dengan instansi terkait, Jajaran TNI, BNNK dan Kejaksaan untuk proses hukumnya.

Baca Juga:  Deklarasi IPBB Kaltara, Gubernur Ajak Seluruh Pemuda Ikut Bangun Benuanta

“Dalam perkara masalah narkotika ini dan pengungkapan kita bersinergitas selama pelaksanaan,” ungkapnya.

Terpisah, Kasat Reskoba Polres Nunukan Iptu Muhammad Ibnu Robbani menerangkan, hasil pengungkapan ini modusnya sama, yang terakhir kita ungkap itu modus pelaku mengunakan karung.

“Modus mereka banyak, tapi yang kita ungkap terakhir ini mengunakan karung. Banyak celah dan modus-modus yang mereka lakukan,” ujarnya.

Barang haram yang dimusnahkan tersebut jika di uangkan diperkirakan mencapai  Rp.47 Miliar.

Baca Juga:  Operasi Zebra Kayan 2022 Berlangsung 14 Hari, Berikut Bentuk Pelanggarannya

“Perkiraan kita itu mencapai Rp 47 Miliar,” ujarnya.

Dari17 kasus perkata tersebut merupakan jaringan Malaysia, dimana barang yang berhasil diungkap akan dipasarkan ke Sulawes Selatan dan Sulawesi Tengah.

“Jadi ini sabu dari Malaysia semua, kalau penangkapannya ini rencana akan dibawah ke Sulawesi Tengah, namun kita tidak tahu juga apakah mereka edarkan di Sulawesi Tengah atau Sulawesi Selatan,” terangnya.

Untuk tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2 dan 132 ayat 1 undang-undang narkotika nomor 35 tahun 2009. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.