Polres Nunukan Selidiki Dugaan Penyerangan terhadap Aktivis Media Sosial

Foto ilustrasi

NUNUKAN, Pembawakabar.com – Kasus dugaan penyerangan terhadap seorang aktivis media sosial di Kabupaten Nunukan masih terus bergulir dan kini dalam penanganan pihak kepolisian.

Peristiwa yang sempat menghebohkan masyarakat tersebut saat ini tengah didalami oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nunukan.

Bacaan Lainnya

Saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Selasa (12/5/2026), Ipda Surnawan membenarkan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polres Nunukan,” ujar Ipda Surnawan singkat.

Meski belum memberikan keterangan lebih rinci terkait perkembangan penanganan perkara, pihak kepolisian memastikan bahwa proses hukum tetap berjalan untuk mengungkap fakta-fakta di lapangan, termasuk mengidentifikasi pelaku dan motif dugaan penyerangan tersebut.

Sebelumnya, dugaan aksi penyerangan terhadap aktivis media sosial itu ramai diperbincangkan publik setelah informasi kejadian beredar luas di media sosial. Korban disebut mengalami intimidasi dan mendapat serangan dari sekelompok orang tak dikenal (OTK).

Insiden tersebut memicu perhatian masyarakat Nunukan karena korban dikenal aktif menyuarakan berbagai persoalan sosial dan kritik publik melalui media sosial. Sejumlah warga pun berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku agar situasi tetap kondusif.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan tetap mempercayakan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.

Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Nunukan masih melakukan pengumpulan keterangan dari sejumlah pihak terkait guna mendalami kronologi lengkap kejadian. (Zha/*)

[jetpack-related-posts]