Rakercab DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nunukan, Megawati Intruksikan Bentuk Baguna di Tiap Daerah

Rakercab PDI Perjuangan di Kabupaten Nunukan.

NUNUKAN- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nunukan menggelar rapat kerja cabang (Rakercab) di Kantor Sekrataris PDI Perjuangan Nunukan, Jalan Sei Fatimah Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kaltara, Rabu (26/5).

Rakercab dengan tema Desa Kuat, Indonesia Maju dan Beradulat dibuka langsung oleh Wakil Sekretaris DPP PDI Perjuangan Sadar Restuwati , yang dihadiri Sekretaris DPD Provinsi Kalimantan Utara Norhayati Idris, Ketua DPC PDI Perjuangan Serta sejumlah pengurus DPD dan DPC PDI Perjuangan Provinsi Kaltara.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutan Sadarestuwati menyampaikan seluruh anggota maupun kader baru harus berkualitas, disiplin dan melibatkan siapa saja yang nanti di dalam pemilihan legislatif di DPRD Kabupaten, Provinsi maupun DPR RI.

“saya yakin semua bahwa kader adalah kader-kader yang berasal dari daerah masing-masing (Putra daerah),” ujarnya melalui virtual zoom meeting.

Sadarestuwati, Wasekjen PDI Perjuangan saat menyampaikan beberapa Intruksi Ketua Umum PDI Perjuangan melalui virtual Zoom Meeting pada Rakercab di Nunukan.

Dia mengharapkan, dalam rapat kerja cabang yang di gelar bisa memutuskan beberapa hal program kerja yang bebnar-benar dapat dilakukan. Sadarestuwati mengingatkan untuk tidak membuat program yang tidak dapat dikerjakan.

“Jangan membuat program yang sulit di jangkau dan sulit untuk dilaksanakan, tetapi dimulai dari yang sederhana yaitu bagaimana kita mensejahterahkan teman-teman kita, teman nomor satu karena ini merupakan menjaga rasa solidaritas,”ucapnya.

Kemudian bagaimana bisa merangkul Masyarakat, berjuang untuk Masyarkat. “Masyarakat tidak selamanya memikirkan duit, tapi yang di butuhkan adalah kepedulian kita terhadap mereka, berkomunikasi, mendengarkan dan mau melihat kondisi mereka, itulah yang sebenarnya dibutuhkan masyarakat,” terangnya.

Baca Juga Dong:  Kobarkan Semangat Nasionalisme Warga, Pemdes Binusan Kibarkan Ratusan Bendera Merah Putih

Dikesempatan itu, Anggota DPR RI dari Komisi V ini juga menyampaikan secara terbuka untuk Kalimantan Utara khususnya anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten dari fraksi PDI Perjuangan, untuk berkomunikasi dan diskusi  mengenai pembangunan di Kalimantan Utara.

Restu juga mengingatkan kepada seluruh pengurus dan kader DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nunukan, apa yang menjadi instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri adalah melakukan penghijauan dengan melakukan gerakan menanam pohon Pendamping beras.

“Ada 10 macam yang di instruksikan Ketua umum, apabila ini semua kita lakukan dan disiplin menjalankan instruksi Ketua umum, saya yakin Trisakti bung Karno akan bisa kita hidup, karena dengan Trisakti Bung Karno inilah dengan berdaulat secara Politik kita berdikari secara ekonomi dan tertib berkepribadian dalam kebudayaan. Dengan tiga Trisakti ini kita yakin di tahun 2024 kita bisa memenangkan Pesta demokrasi,” Tuturnya.

Selain Penghijauan, Kata Restu Setiap Kader yang ada di Kabupaten untuk segera membentuk Badan Penanggulangan Bencana Alam (Baguna).

“Untuk Baguna tolong segera dibentuk, kalau ada kesulitan segera dikomunikasikan. Ketua Umum mengintruksikan agar selalu dilakukan kegiatan demo (simulasi)kegiatan dalam mengatasi Penanggulangan bencana di daerah,” Tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimatan Utara, Norhayati Andris menanggapi intruksi Ketua Umum PDI Perjuangan mengatakan, diadakan rapat kerja cabang (Rakercab) karena inilah program yang seharusnya di jalankan petugas partai atau pengurus partai dari DPD, DPC, Ranting dan lainnya.

“Kami adalah perpanjangan tangan partai yang ada di daerah. Tugas kami adalah mendekatkan diri ke Masyarakat, berkomunikasi, merangkul masyarakat dan tokoh masyarakat yang seideologi dengan kami, menjadi satu perjuangan bagi kami semua. Kami tidak bisa berdiri sendiri, berjuang sendiri tanpa melibatkan seluruh elemen, masyarakat dan struktur partai dari anak ranting sampai tingkat atas,” ujarnya.

Baca Juga Dong:  Temui Gubernur, Pemkot Tarakan Tindaklanjuti Wacana Pemanfaatan Air Sungai Sekatak

Ia juga menjelaskan terkait baguna yang diinstruksikan ketua umum untuk segera dibentuk bahwa Baguna yang merupakan bagian dari badan partai, yang nantinya dibuka bagi simpatisan partai yang ingin bergabung.

“PDI Perjuangan banyak sekali, ada badan dan ada sayap partai. Badan partai itu seperti Baguna, di Kalimantan Utara yang sangat rawan terjadi adalah bencan banjir, berbeda di Jawa, Gunung meletus dan gempa bumi. Jadi ini yang di intruksikan kepada ketua cabang untuk membentuk Baguna tapi dibadan partai, mereka inilah yang nantinya bergerak pada saat terjadi bencana di daerahnya untuk memberikan bantuan kepada korban, dengan bersinergi bersama BPBD dan bekerja sama dengan Navigasi dan BMKG sehingga bisa mengetahui estimasi daerah-daerah yang akan hujan deras, jadi daerah yang sering terdampak banjir sudah lebih awak kita sampaikan untuk siaga  banjir dan longsor. Jadi inilah fungsi dan maanfaat kami sebagai Satgat Baguna yang diintruksikan untuk dibentuk,” terangnya.

Terkait Pembentukan Baguna, kata Norhayati untuk di Provinsi Kalimatan Utara Baguna sudah terbentuk yang saat ini dipimpin langsung oleh Dia.

“Di Provinsi Sudah ada dan kebetulan saya sendiri sebagai kepalanya, namun belum sempat membentuk di Kabupaten Kota. Nanti melalui rapat kerja ini kita minta teman-teman dicabang untuk membentuk Baguna dan didukung penuh DPP, karena penjelasan bu Sadarestuwati menyampaikan beliau di sektetaris baguna dan beliau bisa menanggani ini untuk perpanjangan tangan di daerah,” ujar Norhayati.

Menanggapi Banjir di Lumbis Ogong, Norhayati mengungkapkan sangat prihatin dan sudah mendapatkan informasi, teman-teman di wilayah tersebut seharusnya sudah memberikan informasi dan apa yang bisa kita bantu. Kalau untuk mencegahnya itu diperlukan kajian dari pihak terkait untuk mengantisipasi, jangan sampai menjadi bencana langganan tetapi bisa kita meminimalisir dengan program-program pemerintah.

Baca Juga Dong:  Indeks Inovasi Kaltara Capai Sangat Inovatif, Gubernur: Penting Ada Keinginan Dan Kemauan OPD Untuk Terus Berinovasi

“Kalau memang wilayah itu rawan banjir sekali, kita berbicara bagaimana merelokasi daerah-daerah yang ada disekitar sungai, untuk naik ke dataran tinggi dan itu bisa kita sampaikan ke Pemerintah Provinsi atau Kabupaten,” Pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan