Soal Dermaga Sebawang, Ini Penjelasan Wabup Hendrik

Lokasi Proyek Pembangunan Dermaga Sebawang tampak dikerjakan.
Print Friendly, PDF & Email

TANA TIDUNG – Permasalahan leang proyek pembangun Dermaga Sebawang di Desa Sebawang, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara) yang sempat diduga fiktif, mulai mendapatkan titik terang.

Terkait lelang proyek tersebut, Wakil Bupati (Wabu) Tana Tidung, Hendrik menegaskan, hingga saat ini lelang proyek pembanguban dermaga pelabuhan sungai dan danau, yang berlokasi di Desa Sebawang belum dikerjakan sama sekali oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

Bacaan Lainnya

“Benar lelang proyek itu ada dan sudah ada pemenangnya, tapi proyek itu belum berjalan karena masih masa sanggah,” tegas Wabub Hendrik, Selasa (21/9/2021).

Pengerjaan yang terlihat saat ini di Desa Sebawang, Wabub Hendrik menjelaskan, adalah pengerjaan yang dilakukan pihak swasta yakni PT Pipit Citra Perdana (PCP), yang bergerak di bidang perkebunan sawit di Tana Tidung.

“Itu (dermaga) yang kerjakan PCP, mereka mengerjakan untuk memperbaiki tahap awal saja, karena di daerah itu juga kerap digunakan PCP untuk kegiatan bongkar muat hasil kebun sawitnya,” jelas Wabub Hendrik.

Disinggung mengenai letak lokasi pembangunan Dermaga Sebawang yang tertera pada lelang proyek tersebut, Wabub Hendrik memastikan, lokasi pengerjaan pada lelang yang tertera di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Tana Tidung, tetap sama yang dikerjakan PCP.

“Lokasinya tetap sama yang dikerjakan PCP saat ini, jadi PCP ini hanya mengerjakan dasar saja, yang penting sudah layak digunakan,” bebernya.

“Setelah PCP perbaiki, nanti PCP akan menghibahkan ke Pemkab Tana Tidung, baru setelah itu Pemkab yang mengerjakan dermaga pelabuhan sungai dan danau tersebut,” tambahnya.

Baca Juga Dong:  Rapat Evaluasi Pajak Bahan Bakar Roda Dua, Bapenda Akui Covid-19 Jadi Kendala

Wabub Hendrik juga menuturkan, untuk pembangunan Dermaga Sebawang itu nantinya akan menelan anggaran sekitar Rp500 jutaan. “Anggaran proyek dermaga itu sekitar Rp500 jutaan, jadi bukan Rp670 juta,” tuturnya.

Wabup Hendrik mengatakan, untuk melakukan pembangunan di Tana Tidung, Pemkab Tana Tidung akan melakukan pengawasan ketat terhadap segala kegiatan yang tengah berjalan. Hal ini dilakukan, guna memajukan Tana Tidung agar lebih baik kedepannya.

“Saya bersama Bupati sudah komitmen untuk membangun dan memajukan Tana Tidung ini, jadi semua kegiatan proyek akan kami awasi dengan ketat, jangan sampai ada yang melakukan kegiatan tidak sesuai dengan aturan,” kata Wabub Hendrik.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Tana Tidung berencana membangun Dermaga Sebawang di Desa Sebawang, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara) kini menjadi perhatian Wakil Bupati (Wabup) Tana Tidung, Hendrik.

Proyek pembangunan dermaga ini, bahkan sudah masuk dalam daftar lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Tana Tidung. Yang mana, dalam LPSE Tana Tidung itu tertera nilai pagu proyek Dermaga Sebawang sebesar Rp670 juta.

Dalam LPSE tersebut, hingga saat ini belum diketahui siapa pemenang tender proyek Dermaga Sebawang itu. Anehnya, pembangunan Dermaga Sebawang ini justru sudah dikerjakan, padahal pemenang tendernya belum diketahui secara pasti.

Proyek dengan nama tender ‘Pembangunan Dermaga Pelabuhan Sungai dan Danau’ di Desa Sebawang ini menggunakan tahun anggaran 2021, dengan satuan kerja dari Dinas Perhubungan Kabupaten Tana Tidung. (**)

Tinggalkan Balasan