Soal Rujab, Laura: Semoga Berjalan Sesuai Harapan

Print Friendly, PDF & Email
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid (Kiri), Hamsing Ketua Pansus Penyelesaian Rumah Jabatan Bupati Nunukan (kanan).bu

NUNUKAN-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan telah membentuk panitia khusus penyelesaian rumah jabatan Bupati Nunukan.

Terbentuknya panitia khusus (pansus) tersebut, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid merespon positif.

Bacaan Lainnya

“Dengan dibentuknya pansus DPRD, sesuai aturan saja karena ini tanahnya pansus dan bukan ranah bupati, nanti kita lihat perkembangannya dan dinamika di pansus seperti apa, dan kita apa yang menjadi rekomendasi DPRD akan kita tindak lanjuti. Nanti ujung-ujungnya akan ada rekomendasi untuk pemerintah dan pemerintah untuk menindaklanjuti,”kata Bupati Laura, Senin (24/6).

Rumah jabatan yang kini menjadi quest house saat ini tidak difungsikan, menurut Laura tidak difungsikannya karena adanya isu-isu ambigu.

“Seperti itu karena masih ada isu-isu yang ambigu saat ini, tetapi kita tetap menjaga karena merupakan aset kita. Kita lakukan perawatan dan sebagainya, cuma belum ditempati saja,”jelas Laura.

Disinggung soal status penghapusan aset, Laura menuturkan untuk penghapusan aset ada syarat yang harus dipenuhi.

“Saya kira itu tidak mungkin dilakukan karena itu masih ada, namun untuk penghapusan aset syaratnya harus sudah tidak layak dihuni dan sudah berpuluh tahun misalnya sudah 40 tahun. Kemudian harapan kita ke depan semoga berjalan dengan harapan kita, artinya kalau memang itu ada masalahnya semoga bisa dibuktikan masalahnya, kalau tidak ada masalah mudah-mudahan bisa berjalan sebagaimana mestinya,”tegasnya.

Terpisah, Hamsing Ketua Pansus Penyelesaian Rumah Jabatan Bupati Nunukan mengatakan kami dalam waktu dekat akan melakukan rapat internal pansus.

“Kami akan jadwalkan untuk bersilaturahmi dengan instansi terkait dan penegak hukum untuk meminta masukan-masukan. Insya Allah kita akan bekerja maksimal, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah nampak hasilnya,”kata Hamsing.

Sambung dia, pansus waktunya tiga bulan namun kita upayakan kalau bisa satu Minggu, namun ini hal yang krusial sehingga butuh waktu.

“Kami belum ada menyurat namun kami sudah membangun komunikasi langsung. Kami akan rapat internal dulu supaya ide masukan dan pemikiran anggota pansus masuk, selanjutnya kita bertindak,”terangnya.(*)

Dengarkan Kami di Aplikasi Solatafm Nunukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *