Sosper Pengelolaan Sampah, Hamsing Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah

Print Friendly, PDF & Email

NUNUKAN-Ketua komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan, Hamsing, S. Pi, melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 04 tahun 2019 tentang pengelolaan sampah.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan di RT. 05, desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, Sabtu (3/12) malam, yang dihadiri Masyarakat Sebatik.

Bacaan Lainnya

Legislator fraksi Hanura Daerah Pemilihan (Dapil) II Sebatik ini mengajak agar seluruh MASYARAKAT Sebatik untuk mengelola sampah dengan bijak. Sebab, hal itu akan mempengaruhi lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Harga BBM Malaysia Lebih Murah dari BBM Indonesia

“Jadi kita sosialisasi terkait pengelolaan sampah supaya akan sadar pentingnya sampah dibuang pada tempatnya, kemudian sampah jika tidak dikendalikan akan menjadi wabah penyakit akan menjadi limbah.

” Tentu kami berharap ke depan dengan adanya sosialisasi perda pengelolaan sampah ini masyarakat paham dan bijak untuk mengelola sampahnya, agar membuang sampah pada tempatnya,” kata Hamsing.

Dia menuturkan, dalam Sosper pengelolaan sampah, menekankan kepada masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Karena persoalan sampah ini sangat serius, sehingga penting untuk dipahami oleh masyarakat mengenai pentingnya dalam menjaga kebersihan, kesehatan.

Baca Juga:  Maraknya Penjualan BBM Asal Malaysia, DPRD Minta Pemda Nunukan Lakukan Rapat

“Jadi tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan, kemudian dengan fasilitas serba terbatas yang kita mau masyarakat itu tetap peduli akan kebersihan, supaya kita hidup bersih, sehat dan wabah penyakit menjauh dari kita,” terangnya.

“Kita ketahui yang namanya sampah pasti tidak ada habisnya. Tapi kita harus ikut mengurangi sampah yang ada,” tambahnya.

Lebih lanjut Hamsing menuturkan, harusnya kita semua mengikuti Perda ini. Tidak akan menyelesaikan persoalan sampah di Sebatik kalau kita tidak sadar, berapapun anggaran yang dikeluarkan.

Baca Juga:  Dies Natalis Ke-76 HMI, Datu Iqro: Tiga Hal Penting Ini Tentukan Keberhasilan Kepemimpinan

Ditanya mengenai sampah daur ulang, dia mengatakan, mengenai masalah sampah daur ulang ini, saat ini ada nama TPS 3R yang telah sudah bangun di beberapa Desa, termasuk di Desa Sungai Nyamuk.

“TPS 3R difungsikan dengan baik secara maksimal, kita bisa mendaur ulang sampah ini menjadi pupuk, kemudian bisa menjadi pendapatan asli desa jika itu difungsikan karena sampah itu bisa kita kelola sendiri dari sampah kering, basah dan organik. Kalau sampah diolah seperti daur ulang, tidak akan menghasilkan bau,” pungkas Hamsing. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *