Wabup Nunukan Pimpin Upacara Pelepasan Jenasah Almarhum Abdul Wahab Kiak, Hanafiah: Almarhum Sosok Baik dan Sahabat yang penuh dedikasi serta orang yang berjasa dalam kemajuan Kabupaten Nunukan

Print Friendly, PDF & Email

NUNUKAN-Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah memimpin  upacara pelepasan jenazah almarhum Abdul Wahab Kiak, Senin (17/01). Upacara pelepasan jenazah berlangsung di rumah duka di jalan Ujang Dewa tepatnya depan Rumah Jabatan Wakil Bupati Nunukan.

Terlihat ketua DPRD Hj. Rahma Leppa bersama beberapa Anggota DPRD Nunukan, Sekretaris Daerah Serfianus,  dan sejumlah kepala OPD, ASN serta masyarakat Nunukan turut hadir  menyaksikan proses pelepasan jenazah almarhum.

Bacaan Lainnya

Kepergiannya sungguh memberikan duka yang sangat mendalam, bukan hanya dikalangan keluarga dan sahabat, tetapi juga duka buat Kabupaten Nunukan. Seorang Abdul Wahab Kiak dikenang dan dikenal selama menjabat sebagai Wakil DPRD Nunukan periode 2004-2009 sebagai sosok politisi yang ramah, santun dan pekerja keras. Bahkan setelah purna tugas, almarhum masih aktif dalam berbagai kegiatan serta tak surut memberikan sarannya demi kemajuan Kabupaten Nunukan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Nunukan menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam dalamnya atas kepergian almarhum.

” Atas nama pemerintah daerah, keluarga dan pribadi, saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian sahabat, partner, sekaligus orang tua yang selama ini bersama-sama dengan kita,” ungkap Wabup Hanafiah.

Wabup Hanafiah juga bersaksi bahwa beliau adalah sosok yang baik. Seorang sahabat yang hangat, penuh dedikasi, dan setia kawan, dan Abdul Wahab Kiak adalah bagian dari proses kemajuan dari Kabupaten Nunukan.

” Untuk itu, saya mengajak kita semua yang hadir dalam kesempatan ini untuk berdoa, semoga almarhum diampuni segala dosanya, diterima segala amal nya oleh Allah SWT”, pintanya.

Baca Juga Dong:  Ketua DPRD Nunukan Sosialisasikan Perda Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Prokes Covid-19 di Desa Binusan

Tidak lupa, H.Hanafiah meminta kepada para kerabat keluarga mengikhlaskan kepergian almarhum.

“Dan kepada keluarga yang ditinggalkan, agar diberikan ketabahan dan kesabaran menghadapi ujian ini, karena sesungguhnya segalanya adalah milik allah dan kepada-Nya lah ia akan kembali”, tutupnya.  (Prokompim)

Tinggalkan Balasan