Waduh, Oknum Bakar Sampah Sekaligus dengan Bak Sampahnya Gegara Kesal Karena Aromanya

Tumpukan sampah di bakar oknum tidak bertanggung jawab.

NUNUKAN-Petugas Pemadam Kebakaran dan Personil Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lalu Lintas Angkutan Dishub Sebatik dibuat panik, pasalnya Bak Sampah yang berada di jalan Ahmad Yani RT.11 desa Sungai Nyamuk Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara di bakar oleh oknum Masyarakat yang tidak bertanggung jawab.

Atas kejadian ini, Petugas pemadam Sebatik mengerahkan 1 unit armada Pemadam Kebakaran dan 1 regu personil, sementara pihak dinas perhubungan turut membantu mengatur lalu lintas.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi yang diterima pembawakabar.com Senin (5/4), terbakarnya bak sampah tersebut di awali dengan oknum yang membakar sampah yang menumpuk dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Sehingga mengeluarkan kepulan asap dan menutup pemandagan penggendara yang melintas di jalan tersebut.

Kepala UPT LLA Dishub Sebatik, Zainal Abidinsyah menuturkan kita mendapatkan laporan sampah ini dibakar oleh oknum masyarakat.

“Sumber api diindikasi dari oknum masyarakat yang  dengan sengaja membakar. Karena bak tersebut sudah penuh dan di porak- porandai oleh hewan yang mengais makanan,” ujar Zainal.

Ia menyayangkan atas perbuatan oknum yang telah melakukan aksi yang tidak terpuji ini, menurutnya oknum tersebut tidak perlu membakar, tetapi melaporkan kepada dinas terkait. “Harusnya kan bukan dibakar tetapi dilaporkan ke dinas yang menanggani ini. Karena ulah oknum ini, jalan tersebut tertutup kabut asap dari pembakaran itu, menyebabkan pengendara dan masyarakat lainnya terganggu dan api rentan menjalar kekendaraan pengguna jalan maka berpotensi kendaraan bisa terbakar,” kesal Zainal.

Baca Juga Dong:  PT Pelni Nunukan Masih Menunggu Intruksi Pusat Soal Kebijakan Larangan Mudik

Ia menghimbau masyarakat agar tidak seenaknya membakar sampah di tepi jalan umum yang dapat membahayakan pengendara. “Kita harap ini tidak terulang lagi, Jadi masyarakat yang cerdas, jika ada permasalahan lebih baik diselesaikan dengan musyawarah bukan bertindak sendiri-sendiri karena imbasnya ke masyarakat lainnya,” tutur Zainal.

Sementara itu, Kepala UPT Dinas Lingkungan Hidup Sebatik Irwan saat di konfirmasi terkait peristiwa ini dan persoalan sampah, enggan mengangkat teleponnya saat dihubungi dua kali. (*)

Tinggalkan Balasan