Warga Mengeluh Percetakan e-KTP Terhambat Karena Tinta Habis, Begini Penjelasan Disdukcapil

Mesak Adianto, Sekretaris DInas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nunukan.

NUNUKAN, Pembawakabar.com-Masyarakat Nunukan mengeluhkan percetakan e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nunukan tidak dapat dilakukan, lantaran tinta ribbon khusus percetakan e-KTP habis sejak dua minggu lalu.

Salah satu warga Basri mengatakan, sejak dua minggu percetakan e-KTP tidak dapat dilakukan, hal tersebut disampaikan langsung oleh petugas Disdukcapil yang melayani di loket.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah beberapa kali ke Capil namun petugas loket menyampaikan jika tinta khusus percetakan e-KTP lagi kosong,” ujar Basri.

Dia menambahkan, beberapa masyarakat yang dari wilayah tiga juga datang menanyakan percetakkan e-KTP, jawaban yang diterima juga sama.

“Warga dari Tulin Onsoi juga ada yang datang ingin mengambil e-KTP nya, namun petugas menyampaikan tinta lagi kosong dan menyuruh warga tersebut untuk kembali ke Capil minggu depan,” kata Basri, Rabu (4/8).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pembawakabar.com dari salah satu petugas di Disdukcapil Nunukan mengakui bahwa tinta ribbon untuk mencetak e-KTP sedang kosong sejak dua minggu terakhir.

“Iya pak, ini sudah 2 minggu kosong. Kemungkinan minggu depan baru ada,” jelas petugas jaga yang tidak menyebutkan namanya.

Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Nunukan Mesak Adianto saat di konfirmasi mengatakan, terhambtnya percetakkan e-KTP bukan karena tinta melainkan karena gangguan jaringan internet dan pemadaman listrik. Sementara beberapa  hari ini terkendala percetakan dikarenakan dua orang petugas operator sedang sakit.

“Untuk dua hari ini karena dua operator yang memiliki user untuk mencetak itu (e-KTP) sedang sakit. Kemarin kita sudah membackup untuk merubah user mengantikan operator yang  sedang sakit, jadi tidak masalah,” ujar Mesak.

Baca Juga Dong:  Tingkatkan Profesionalitas Wartawan, Sekprov Apresiasi UKW yang Digelar LSPR

Terkendalanya percetakkan ini, cuma dua hari yang lalu ada hambatan. Bukan karena tintanya tapi kemungkinan dari jaringan.

“Perangkat-perangkat itu kan memang saling terkait, mana kala ada jaringan dari pusat atau di internal kita maupun jaringan telkom yang kita gunakan bermasalah yah memang terhambat. Jadi bukan karena tinta tidak ada, jadi biasa sajalah mungkin karena ada informasi biasa kemungkinan habis tinta atau apa sebaiknya jangan terlalu diapa lah,” terangnya.

“Buktinya dari kemarin hingga hari ini kita nyetak aja. Yang jelas faktornya jaringan, listrik padam dan operator kita beberap hari yang lalu sedang sakit dan kita tidak bisa memaksakan. Sementara untuk pelayanan yang lain tetap berjalan, cuma untuk e-KTP tidak bisa dicetak kecuali Kartu Keluarga bisa di cetak di seluruh kecamatan,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan