
Nunukan – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan, Anton Suriyadi Siagian, memberikan apresiasi atas kepedulian para anggota dewan yang dinilai telah kembali menunjukkan komitmen nyata kepada masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan narkoba di daerah, Senin (1/12/25).
“Saat di temui,Anton mengatakan Sebuah hal yang positif, bila mana bapak anggota dewan telah memberikan bentuk nyata, dia sebagai anggota dewan kembali kepada masyarakat,” ujarnya.
Namun, menurut Anton, perhatian tersebut perlu diperluas, tidak hanya pada dukungan sesaat, tetapi juga pada kebijakan dan langkah strategis untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di Nunukan. Ia menegaskan pentingnya dorongan dari wakil rakyat untuk membangun sebuah gedung rehabilitasi khusus bagi penyalahguna narkoba.
“Setidaknya bagaimana mengurangi prevalensi penyalahguna. Ini yang saya harapkan dorongan dari para wakil rakyat untuk membentuk satu gedung sebagai momen untuk rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba,” ungkap Anton.
Ia menyebut bahwa dukungan penuh dari anggota Dewan Provinsi maupun Dewan Kabupaten/Kota sangat diperlukan agar program rehabilitasi dapat berjalan optimal. Menurutnya, penindakan dan penangkapan dalam jumlah besar tidak akan sepenuhnya efektif apabila para pengguna tidak dipulihkan.
“Kita percuma melakukan penangkapan berkilo-kilo serta berton-ton selama masih ada pengguna narkoba yang belum kita pulihkan. Selama pemakai masih ada, persoalan ini akan tetap ada di tengah-tengah kita,” tegasnya.
Anton juga mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat untuk turut membantu BNN dalam mendukung program rehabilitasi sebagai langkah nyata memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba.
“Oleh karena itu saya harapkan para anggota Dewan yang terhormat dan seluruh stakeholder serta masyarakat hendaknya membantu BNN dalam hal ini, karena menurut saya ini adalah hal yang positif,” tutupnya. (Hz)



