Semangat Siswa SDN 012 Sungai Banjar Warnai Kemeriahan Hardiknas

SEI BANJAR – Antusiasme siswa dan dukungan orang tua mewarnai berbagai kegiatan yang dilaksanakan di SDN 012 Sei Banjar dalam beberapa hari terakhir, Sabtu(2/05/26).

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah, Amelia, yang mengaku bersyukur melihat semangat luar biasa dari para siswa meskipun dihadapkan dengan berbagai keterbatasan.

“Alhamdulillah hari ini luar biasa, anak-anak pun semangat, walaupun jauh kan dari dalam, rata-rata semua nanya, ‘Bu ada baju adat kah?’ begitu kan, padahal kalau kita lihat kondisi ekonominya mengharap rumput laut. Tapi mereka betul-betul antusias sekali,” ungkap Amelia.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan orang tua turut menjadi faktor penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Selama beberapa hari terakhir, pihak sekolah disibukkan dengan berbagai persiapan lomba yang melibatkan siswa dari berbagai tingkatan.

“Apalagi dukungan orang tuanya kan luar biasa juga.

Jadi beberapa hari ini kami memang sibuk, terutama membuat untuk lomba-lomba anak-anak,” jelasnya.

Kegiatan yang dipersiapkan meliputi tiga fase pembelajaran, yakni fase A, B, dan C, yang mencakup aspek literasi, numerasi, serta berbasis budaya.

Untuk fase A yang diperuntukkan bagi kelas 1 dan 2, difokuskan pada numerasi dasar. Sementara fase B menghadirkan kegiatan tebak kata perkalian, dan fase C untuk kelas 6 mengangkat kegiatan literasi seperti “misteri box estafet”.

Selain itu, berbagai lomba tradisional juga digelar, seperti gobak sodor, serta perlombaan untuk guru, termasuk permainan balon dangdut yang turut memeriahkan suasana.

“Terakhirnya itu kita lomba gobak sodor, nanti bapak dan ibu guru juga ada kami lombakan, balon dangdut.

Nanti saya kasih apresiasi yang ada di sekolah,” tambah Amelia.

Persiapan kegiatan telah dilakukan sejak tiga hari sebelumnya, termasuk latihan upacara. Meski sempat terkendala cuaca hujan, semangat siswa tetap terlihat tinggi.

“Walaupun ya begitu, ada yang datang, ada yang enggak karena kondisi cuaca kan beberapa hari ini hujan,” katanya.

Amelia berharap melalui kegiatan tersebut, siswa dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat untuk mencoba hal baru, terutama dengan melihat langsung peran guru dalam berbagai kegiatan.

“Harapan saya kepada anak-anak ini dari kegiatan begini mereka melihat bapak dan ibu guru bertugas, ada rasa ingin tahu, ada rasa ingin mencoba mereka,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi perubahan sikap siswa saat pelaksanaan upacara yang dinilai lebih tertib dari biasanya.

“Biasanya kalau kelas 1, 2 itu kalau sudah upacara, sudah mulai panas pasti tidak bisa diam. Tapi tadi luar biasa, antusias, dia diam, dia tenang,” tuturnya.

Amelia berharap ke depan SDN 012 Sei Banjar dapat terus berkembang dan mampu membentuk karakter siswa sesuai harapan orang tua serta kebijakan pendidikan nasional.

“Selama saya bertugas di sini, bisa membawa sekolah ini menjadi lebih baik. Menemukan karakter anak-anak menjadi luar biasa, seperti harapan semua orang tuanya,” pungkasnya.

Sementara itu, kunjungan perwakilan UPTD Nunukan Selatan ke sekolah tersebut juga menjadi pengalaman berkesan bagi salah satu perwakilan, Hamdana. Ia mengaku awalnya terkejut karena belum pernah mengunjungi lokasi tersebut sebelumnya.

“Awalnya sih kaget ya, karena saya sebelumnya tidak pernah ke sini.

Malam suratnya di-share, jadi saya cari tahu siapa di sini tempat yang dekat,” ungkapnya.

Setelah berkoordinasi dengan pihak sekolah, Hamdana akhirnya mengetahui bahwa Kepala Sekolah yang akan ditemui adalah sosok yang telah dikenalnya.

“Saya telpon Ibu, katanya nanti saya tunggu di depan. Ternyata saya kenal, rupanya Ibu Jamilia ini.

Alhamdulillah saya senang ke sini, karena ini pengalaman pertama,” lanjutnya.

Ia mengaku senang dapat mengunjungi SDN 012 Sei Banjar meskipun harus menempuh perjalanan jauh.

Kunjungan tersebut juga memberinya gambaran langsung tentang kondisi sekolah.

“Dulu saya dengar-dengar saja SD 12 di mana, tapi mungkin ini hikmahnya saya sampai di sini. Alhamdulillah guru-gurunya dan Kepala Sekolahnya ramah semua,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Hamdana juga menekankan pentingnya kedisiplinan guru dalam menjalankan tugas, serta perhatian terhadap perkembangan siswa.

“Termasuk guru-gurunya di sini mungkin lebih disiplin lagi dalam mengajar.

Jangan hanya karena mengajar, tapi tidak melihat juga bagaimana kondisi anak-anak ke depannya,” ujarnya.

Ia pun mengapresiasi dedikasi para guru yang tetap menjalankan tugas meskipun menghadapi berbagai kendala, seperti jarak tempuh dan cuaca.

“Kadang guru-guru juga mungkin kejauhan, apalagi kalau hujan jadi kendala. Tapi saya salut karena mereka semuanya tetap datang,” tutupnya.(Ov/Zh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *