NUNUKAN, Pembawakabar.com– Dentuman bass drum menandai dimulainya persaingan antarkontingen dalam Kejuaraan Marching Band Bupati Cup II Tahun 2026 di Kabupaten Nunukan. Ajang yang digelar Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Nunukan ini berlangsung selama tiga hari, 15–17 Oktober 2026, dengan melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk kontingen dari Pulau Sebatik.
Kejuaraan tersebut resmi dibuka di Gedung Olahraga (GOR) Dwikora Nunukan, Kamis (15/10/2026). Pemukulan bass drum secara simbolis oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Nunukan, H. Sura’i, menjadi penanda dimulainya kompetisi.
Mewakili Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, Sura’i membacakan sambutan kepala daerah yang menekankan pentingnya sportivitas, semangat berkompetisi, dan pembentukan karakter generasi muda melalui kegiatan olahraga masyarakat.
“Dalam bertanding, tetap jaga sportivitas dan tetap semangat agar bisa menjadi generasi yang lebih baik lagi,” ujar H. Sura’i saat membacakan sambutan Bupati Nunukan.
Pemerintah Kabupaten Nunukan juga mengapresiasi KORMI dan seluruh panitia yang telah mempersiapkan kejuaraan tersebut. Penyelenggaraan kompetisi ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga mendorong semangat berprestasi dan membangun mental kompetitif di kalangan pelajar.
“Saya sampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bekerja keras. Kepada seluruh peserta, tampilkan kemampuan terbaik kalian, jadikan kompetisi ini sebagai pengalaman dan yang penting adalah semangat kerja keras dan raih prestasi. Junjung sportivitas,” tegasnya.
Kejuaraan Marching Band Bupati Cup II 2026 diikuti peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA/SMK).
Kehadiran kontingen dari Pulau Sebatik turut menambah semarak kompetisi. Mereka menyeberang untuk berpartisipasi, sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan marching band menjadi salah satu wadah bagi pelajar di wilayah Kabupaten Nunukan untuk mengembangkan kemampuan dan menguji hasil latihan.
Selama tiga hari pelaksanaan, setiap unit marching band akan menampilkan perpaduan musik, kekompakan barisan, ketepatan irama, dan koreografi di hadapan penonton. Setiap kontingen berkesempatan menunjukkan hasil latihan sekaligus bersaing memperebutkan gelar juara dan trofi Bupati Cup II.
Lebih dari sekadar perebutan piala, kejuaraan ini menjadi ruang bagi pelajar untuk mengasah disiplin, kerja sama tim, kreativitas, dan kepercayaan diri. Dalam marching band, kualitas penampilan tidak hanya ditentukan kemampuan individu memainkan alat musik, tetapi juga keselarasan seluruh anggota dalam membangun satu pertunjukan.
Melalui penyelenggaraan Bupati Cup II, KORMI Kabupaten Nunukan diharapkan dapat terus mendorong perkembangan olahraga masyarakat sekaligus memperluas ruang partisipasi generasi muda dalam kegiatan positif dan kompetitif.
Antusiasme peserta dari berbagai wilayah menjadi bagian penting dalam menghidupkan kompetisi tersebut. Dengan semangat sportivitas dan persaingan yang sehat, Kejuaraan Marching Band Bupati Cup II 2026 diharapkan mampu melahirkan penampilan terbaik sekaligus memperkuat pembinaan marching band di Kabupaten Nunukan.(*) Sc:Simpatik















