
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada 26 November 2025, Imigrasi Nunukan resmi menerima Piagam Penghargaan dari Direktorat Jenderal Imigrasi dengan Nomor: IMI-058.SA.05.03 Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Imigrasi Nunukan sebagai Satuan Kerja dengan Pelayanan Keimigrasian Terinovatif melalui aplikasi PAMTAS-Imigrasi, sebuah inovasi digital yang memperkuat pencatatan administrasi, monitoring perbatasan, hingga pelayanan Pas Lintas Batas (PLB).
Aplikasi PAMTAS-Imigrasi menjadi terobosan unggulan yang dikembangkan untuk menghadirkan layanan keimigrasian yang lebih cepat, akurat, dan modern. Melalui sistem ini, petugas dapat melakukan pendataan, verifikasi, serta pemantauan aktivitas perlintasan secara digital dan terintegrasi, sehingga pelayanan di wilayah perbatasan berjalan lebih efektif, transparan, dan minim kendala administrasi.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Dr. Yuldi Yusman, S.E., M.Si., di Jakarta sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan konsistensi Imigrasi Nunukan dalam mendukung transformasi digital Kemenkumham. Capaian ini sekaligus menunjukkan bahwa satuan kerja di daerah perbatasan mampu menghadirkan layanan berkualitas tinggi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, Adrian Soetrisno, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa inovasi PAMTAS-Imigrasi merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pegawai yang terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang PRIMA.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi, meningkatkan pengawasan perbatasan, dan memastikan setiap layanan keimigrasian dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Imigrasi Nunukan menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan layanan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat perbatasan. Dengan dukungan penuh dari pimpinan dan seluruh pegawai, Kantor Imigrasi Nunukan siap menjaga kinerja unggul serta memperkuat kehadiran negara di garis terdepan wilayah perbatasan.