
NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nunukan, Hasan Basri, S.IP., menghadiri sekaligus membacakan sambutan Bupati pada acara Musyawarah Daerah (Musda) VI Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Nunukan yang digelar di Cafe 93 Nunukan, Minggu (7/6/2026).
Dalam sambutan tertulis Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE, disampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda VI KKSS yang mengusung tema “KKSS Bersatu, Berdaya, Berbudaya, Sinergi Membangun Kabupaten Nunukan.”
Menurut Bupati, tema tersebut sangat relevan dengan kondisi masyarakat Kabupaten Nunukan yang hidup berdampingan dalam keberagaman suku, agama, dan budaya.
“KKSS telah membuktikan diri sebagai perekat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. Nilai Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge’ bukan hanya semboyan, tetapi telah menjadi praktik kehidupan warga KKSS di Nunukan,” ujar Hasan Basri saat membacakan sambutan Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nunukan mengajak seluruh warga KKSS untuk terus menjaga persatuan internal organisasi sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.
Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Warga KKSS dinilai memiliki karakter pekerja keras, ulet, dan adaptif yang selama ini berkontribusi dalam berbagai sektor, mulai dari perdagangan, perikanan, pertanian, jasa hingga pemerintahan.
“Pemerintah siap berkolaborasi melalui berbagai program pelatihan, pengembangan UMKM, serta kemudahan investasi guna meningkatkan daya saing masyarakat,” lanjutnya.
Dalam aspek budaya, Bupati menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya Sulawesi Selatan, termasuk filosofi Siri’ Na Pacce yang mengajarkan harga diri, solidaritas, dan kepedulian sosial.
Menurutnya, pelestarian budaya melalui seni, kuliner, bahasa, dan adat istiadat akan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Nunukan juga mengajak KKSS untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan lainnya, dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah.
“Nunukan adalah rumah kita bersama. Kemajuan daerah tidak dapat dicapai oleh satu kelompok saja, melainkan melalui kerja sama dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Bupati juga mengingatkan bahwa Musda merupakan forum tertinggi organisasi yang harus dijalankan secara tertib, demokratis, dan penuh semangat kekeluargaan. Perbedaan pilihan dalam proses musyawarah diharapkan tidak menimbulkan perpecahan, melainkan menjadi bagian dari dinamika organisasi yang sehat.
Ia berharap Musda VI KKSS dapat melahirkan pemimpin yang amanah, visioner, serta mampu merangkul seluruh unsur organisasi guna membawa KKSS semakin maju dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menutup sambutannya, Bupati Nunukan menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Nunukan terhadap berbagai program KKSS yang sejalan dengan visi pembangunan daerah dan tetap berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Musyawarah Daerah VI BPD KKSS Kabupaten Nunukan secara resmi dibuka.
“Semoga Musda ini menghasilkan keputusan terbaik dan membawa manfaat bagi seluruh keluarga besar KKSS serta masyarakat Kabupaten Nunukan,” tutupnya.(*)



