Pemerintah Diminta Benahi Akses Jalan Binusan Dalam, Jika Tidak Warga Akan Lakukan Aksi Demo

Yulius Sarira, warga Binusan Dalam.

NUNUKAN,Pembawakabar.com-Masyarakat Desa Binusan Dalam, Kecamatan Nunukan berharap perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memperbaiki jalan yang rusak parah. Jika tidak ada perhatian Pemerintah mereka (masyarakat Desa Binusan Dalam) akan melakukan Aksi Demo.

Mereka mengeluh, dikarenakan jalan yang mereka lalui selama belasan tahun tak kunjung diperbaiki bahkan jalan tersebut hingga kini terlihat semakin parah.

Bacaan Lainnya

“Akses jalan ini merupakan satu-satunya jalan penghubung menuju kota. Kami MaYsyarakat yang merupakan petani sangat sulit membawa hasil Pertanian kepasar lantaran akses jalan yang kami lalui rusak parah,”ungkap Yulius Sarira, Sabtu (11/9).

Bahkan anak-anak kami yang sekolah ysng harus menempuh perjalanan jauh, saat mereka berangkat kesekolah baru setengah perjalanan mereka kembali pulang dikarenakan jatuh akibat jalan yang dilalui berlubang dan berlumpur.

“Anak-anak kami saat jatuh dijalan yang berlumpur itu terpaksa pulang dan tidak melanjutkan kesekolah, karena pakaian yang mereka kenakan kotor dipenuhi lumpur. Jadi ini sangat merugikan anak-anak karena tidak dapat mengikuti pelajaran,”imbuh Yulius.

Dia menuturkan, masyarakat di Binusan Dalam Khususnya di Rt. 10 dan 11 selalu melakukan kerja bakti gotong royong memperbaiki jalan tersebut dengan alat seadanya, agar bisa dilalui baik Petani maupun anak-anak sekolah.

Joni Sabindo anggota DPRD Nunukan saat meninjau jalan di Binusan Dalam.

“Kami warga Desa Binusan Dalam bertanya, sebenarnya kami apakah masih warga Kabupaten Nunukan atau bukan, karena sudah belasan tahun kami bermukim disini. Karena selama ini pembangunan-pembangunan akses jalan terkadang penduduknya sedikit malah jalannya diprioritaskan sedangkan diwilayah Binusan ini penduduknya kurang lebih satu desa malah tidak diperhatikan. Mengapa hanya kami yang disepelekan, padahal sudah banyak janji politik kepada kami padahal hanya omongan belaka,” ungkapnya.

Baca Juga Dong:  Hanya Karena Ucapan “Nenek”, Seorang Gadis Babak Belur Dikeroyok Kelompok Wanita

Yulius menegaskan, apabila pemerintah tidak memperhatikan jalan tersebut, masyarakat Binusan Dalam akan melakukan aksi Demo.

“Kami masyarakat akan melakukan aksi demo jika Pemerintah tidak bertindak, pertama akses jalan akan kami tutup dengan menanam pohon sawit di jalan itu,” tegasnya.

Sementara itu, Joni Sabindo anggota DPRD Kabupaten Nunukan saat dihubungi Pembawakabar.com menuturkan persoalan jalan tersebut sudah sejak dulu rusak parah yang menyebabkan masyarakat di Binusan Dalam sangat sulit untuk membawa hasil pertaniannya.

“kalau masalah jalan ini teman-teman wartawan sudah sering mendengar saat rapat dengar pendapat, saya sudah menyuarakan suara hati dari rakyat masyarakat Desa Binusan yang terpencil oleh karena akses jalan yang rusak parah ini. Dan itu akan membuat mereka terisolir kalau kondisi jalannya terus seperti ini,”kata Joni Sabindo.

“kita sudah sering mengusulkan program jalan ini, bahkan juga melalui reses dan disetiap reses kami, masyarakat lebih mengutamakan usulan jalan. Kasihan warga kalau jalan ini tidak diperbaiki dan belum lagi anak-anak yang membutuhkan akses jalan kesekolah, kemudian masyarakat yang beribadah ke Masjid maupun ke Gereja juga terhambat, “tambahnya.

Anggota Komisi I DPRD Nunukan berharap Pemda Nunukan dalam hal ini Ibu Bupati agar memperhatikan warga Binusan Dalam.

“Kami mohon sekiranya Ibu Bupati dan secara khusus Dinas Pekerjaan Umum yang membidangi agar melihat langsung jalan tersebut serta lebih memperioritaskan perbaikan jalan tersebut. Saya berharap ini menjadi perhatian kita bersama,” harap Joni Sabindo. (Yapet)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan