
NUNUKAN – Dalam sebuah upacara adat yang penuh dengan prosesi dan makna, Bupati Nunukan, H Irwan Sabri SE menerima gelar adat dari masyarakat adat Dayak Tahol dengan Gelar Bupati “Kalawon Saraton”.
Pemberian atau Penyematan Gelar Adat tersebut diberikan langsung oleh Kepala Lembaga Adat Dayak Tahol Nasional, AKP (Purn) Kalvianus Kilip Ukung, S Pd M Pd, saat tiba di Lumbis Hulu, Sabtu (7/2)
Kalawon sendiri berarti “Pahlawan” dan Saraton yang artinya “Matahari Pagi Yang Bersinar”, artinya : ” Pahlawan yang baru terpilih untuk memimpin Kabupaten Nunukan yang harapannya dapat memajukan Kabupaten Nunukan lebih baik, khususnya warga Lumbis Hulu”.
Gelar Adat ” Kalawon Saraton ” yang telah disematkan memiliki makna yang mendalam sebagai simbol Kepemimpinan yang bijaksana dan Berwibawa.
Upacara adat ini dihadiri oleh para tokoh adat, masyarakat adat, dan pejabat Pemerintah Daerah. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa terima kasih dan hormatnya atas gelar adat yang diberikan. Ia berjanji untuk terus mendukung dan melestarikan budaya dan kehidupan masyarakat adat.
“Gelar adat ini bukan hanya merupakan penghargaan bagi saya, tetapi juga merupakan tanggung jawab bagi saya untuk terus bekerja keras dalam membangun dan melestarikan budaya dan kehidupan masyarakat adat,” kata Bupati
Pemberian gelar adat ini merupakan bukti dari hubungan yang harmonis antara Pemerintah Daerah dan Masyarakat Adat. Bupati Nunukan diharapkan dapat terus menjadi pemimpin yang peduli dan berkomitmen dalam membangun dan melestarikan kehidupan masyarakat adat.
Upacara adat ini diakhiri dengan prosesi pemberian gelar adat dan penyerahan simbol-simbol adat kepada Bupati (Nama Bupati). Dengan diterimanya gelar adat ini, Bupati, diharapkan dapat terus menjadi pemimpin yang bijak dan peduli terhadap kehidupan masyarakat adat. (*)
(Prokompim)

















