Satgas Pamtas Yonkav 13/SL Gagalkan Penyelundupan 146 Botol Miras Ilegal di Perbatasan Sebatik

NUNUKAN – Satgas Pamtas RI–Malaysia Sektor Timur Yonkav 13/Satya Lembuswana (SL) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan negara. Personel Pos Bambangan SSK I Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL bersama Unit Intel Kodim 0911/Nunukan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (miras) ilegal sebanyak 146 botol di jalur tikus perbatasan.

Bacaan Lainnya

Penggagalan penyelundupan tersebut terjadi di wilayah Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Minggu malam (28/12/2025).

Keberhasilan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas ilegal di sekitar jalur tidak resmi perbatasan. Menindaklanjuti informasi tersebut, Danpos Bambangan, Letda Chk Anwar Muhtolip, S.H., segera berkoordinasi dengan Unit Intel Kodim 0911/Nunukan dan membentuk tim patroli gabungan.

Saat melaksanakan patroli dan penyisiran di sekitar Patok P 127, tim mendapati adanya aktivitas mencurigakan yang berasal dari arah Malaysia. Namun, pelaku penyelundupan berhasil melarikan diri kembali ke wilayah Malaysia setelah mengetahui kehadiran aparat keamanan.

Meski demikian, dari hasil penyisiran lanjutan, tim patroli gabungan menemukan timbunan barang bukti berupa minuman keras berbagai merek yang disembunyikan di sebuah pondok kecil dan ditutupi kain serta daun kering. Dari lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 15 dus berisi 146 botol miras dengan nilai perkiraan mencapai Rp19.200.000.

Seluruh barang bukti selanjutnya diamankan dan dibawa ke Pos Bambangan untuk kemudian diserahkan ke Markas Komando Taktis (Makotis) Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL guna proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan patroli gabungan ini melibatkan sejumlah personel, di antaranya Sertu Adrian Hafidz selaku Dantim Pos Bambangan, Kopda Rafi dari Unit Intel Kodim 0911/Nunukan, serta personel Satgas lainnya.

Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan unsur intelijen, serta peran aktif masyarakat dalam mendukung upaya pengamanan wilayah perbatasan negara dari berbagai aktivitas ilegal. (*)

[jetpack-related-posts]