Malinau, Pembawakabar.com – Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., menegaskan bahwa pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXII tingkat Kabupaten Malinau bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Quran, tetapi juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam dan membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah.
Hal tersebut disampaikannya saat menutup MTQ ke-XXII tingkat Kabupaten Malinau di arena utama Masjid At-Tauhid, Desa Malinau Kota, Minggu (10/5/2026) malam.
Dalam sambutannya, Jakaria mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup dan sumber inspirasi dalam membangun Kabupaten Malinau yang religius, harmonis, dan sejahtera.
“Pelaksanaan MTQ ini tentunya bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Quran, tetapi juga sarana memperkuat syiar Islam, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Quran, serta membentuk generasi yang berakhlakul karimah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, panitera, serta semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan MTQ dapat berjalan tertib dan lancar.
Kepada para peserta yang berhasil meraih juara, Jakaria mengucapkan selamat, sementara bagi peserta yang belum berhasil diminta untuk tetap semangat.
“Partisipasi saudara-saudari semua merupakan bagian dari upaya memuliakan Al-Quran itu sendiri,” katanya.
Jakaria berharap MTQ tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, namun mampu memberikan dampak nyata dalam kehidupan masyarakat.
Ia meminta LPTQ Kabupaten Malinau bersama Kementerian Agama untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan terhadap qari dan qariah melalui pondok pesantren, rumah pengajian, hingga desa dan kecamatan.
Menurutnya, Kabupaten Malinau masih membutuhkan banyak kader pembaca Al-Quran untuk dipersiapkan mengikuti ajang MTQ tingkat provinsi maupun nasional.
“Kita ingin anak-anak Malinau sendiri yang dibina. Kalau perlu pelatih nasional kita datangkan ke Malinau. Lebih baik membayar pelatih daripada mengambil atlet dari luar,” tegasnya.(**)



