NUNUKAN, Pembawakabar.com– Bupati Nunukan secara resmi membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) III Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) Kabupaten Nunukan Tahun 2026, Senin (21/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lantai 5 Kantor Bupati Nunukan tersebut dihadiri Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Ketua KKSS, para ketua paguyuban dan etnis, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta pengurus dan keluarga besar KKMB Kabupaten Nunukan.
Dalam sambutannya, Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Masyarakat Bone yang dinilainya memiliki sejarah panjang, karakter kuat, harga diri tinggi, serta nilai-nilai kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun.
Menurut Bupati, masyarakat Bone dikenal teguh dalam memegang prinsip, kuat dalam persaudaraan, santun dalam pergaulan, serta berani mengambil tanggung jawab.
Bupati juga mengutip pesan leluhur Bugis, “Resopa Temmangingngi, Malomo Naletei Pammase Dewata”, yang bermakna kerja keras tanpa mengenal lelah akan mendapat rahmat dan pertolongan Tuhan.
“Tidak ada keberhasilan yang lahir dari kemalasan, tidak ada kemajuan tanpa kerja keras, dan tidak ada masa depan besar tanpa keberanian untuk memulai,” tegasnya.
Selain itu, Bupati mengajak seluruh warga Bone untuk terus memegang teguh prinsip “Siri’ na Pacce”, yang mencerminkan harga diri sekaligus kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, nilai tersebut penting agar masyarakat Bone tidak hanya memiliki kekuatan secara pribadi, tetapi juga semakin kuat karena persaudaraan dan kepedulian antarsesama.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti sejumlah tokoh asal Bone yang telah membuktikan keberhasilannya di berbagai bidang. Di antaranya Jusuf Kalla yang pernah menjabat Wakil Presiden Republik Indonesia selama dua periode, Jenderal Jusuf yang pernah menjadi Panglima ABRI, Haji Isam sebagai pengusaha, serta Prof. Nazaruddin Umar yang pernah menjabat Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal.
Bupati berharap pelaksanaan Muskab III KKMB Kabupaten Nunukan tidak hanya menjadi forum organisasi untuk memilih kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum untuk menyatukan langkah, memperkuat silaturahmi, serta meneguhkan komitmen bersama.
Ia juga berpesan agar generasi muda Bone dapat tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, berkarakter, berilmu pengetahuan, serta mampu menguasai teknologi, namun tetap menjunjung tinggi nilai Siri’ na Pacce.
“Kalau dahulu para leluhur kita berani mengarungi lautan dan meninggalkan kampung halaman untuk mencari kehidupan yang lebih baik, maka hari ini generasi kita harus berani mengarungi lautan ilmu pengetahuan, teknologi, dan peluang yang terbuka lebar di seluruh dunia,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Nunukan secara resmi menyatakan Muskab III Tahun 2026 Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone Kabupaten Nunukan resmi dibuka.
Ia berharap Muskab tersebut dapat melahirkan kepengurusan baru serta gagasan-gagasan besar yang mampu membawa KKMB Kabupaten Nunukan semakin maju, solid, dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah.(Prokompim)





