NUNUKAN, Pembawakabar.com— Warga RT 17 Jalan Pongtiku, Gang Binaria, Daniel, memberikan klarifikasi terkait pekerjaan semenisasi jalan di wilayah tersebut, Selasa (1/9/26).
Saat ditemui, Daniel menegaskan bahwa dirinya merupakan warga yang sebelumnya mengusulkan kegiatan semenisasi tersebut kepada pemerintah.
Daniel mengatakan, usulan itu telah disampaikan melalui proposal yang ditandatangani oleh Ketua RT setempat sejak beberapa waktu lalu. Karena proses realisasinya membutuhkan waktu cukup lama, dirinya mengaku bersyukur ketika usulan tersebut akhirnya mendapat respons.
“Saya selaku warga yang mengusulkan kegiatan atau pekerjaan itu menyatakan bahwa benar saya pernah mengusulkan dan membuat proposal yang ditandatangani oleh Ibu RT pada beberapa waktu yang lalu. Sudah terlalu lama, ujar Daniel.
Selain mengusulkan pembangunan tersebut, Daniel juga menyampaikan bahwa dirinya secara sukarela memberikan sebagian tanah milik pribadinya untuk digunakan sebagai sarana umum dan mendukung akses jalan bagi masyarakat di kawasan tersebut.
Menurutnya, pemberian tanah tersebut dilakukan secara sukarela dengan harapan keberadaan akses jalan dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar dan menjadi fasilitas yang dapat digunakan bersama.
Atas direalisasikannya pekerjaan tersebut, Daniel menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak terkait, khususnya bidang perumahan dan permukiman (Perkim).
Namun, Daniel menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui secara teknis mengenai proses pelaksanaan pekerjaan, termasuk hubungan maupun keterlibatan antara pihak kontraktor dengan instansi terkait.
“Kalau keterlibatan secara teknis dan lain sebagainya antara kontraktor maupun Perkim, saya sama sekali tidak tahu apa-apa. Kalau ada hal-hal yang mau diklarifikasi, silakan konfirmasi ke Perkim maupun kepada pelaksana,” jelasnya.
Daniel berharap persoalan yang berkaitan dengan pekerjaan semenisasi tersebut tidak berkembang menjadi informasi yang liar, khususnya di media sosial. Menurutnya, setiap dugaan maupun informasi yang muncul sebaiknya terlebih dahulu diklarifikasikan kepada pihak-pihak yang berkaitan.
“Saya berharap ini tidak menjadi liar. Sebelum kita menyimpulkan sampai pada suatu kesimpulan, walaupun itu sifatnya dugaan, sebaiknya diklarifikasi secara berimbang. Jangan sampai menjadi liar di media sosial,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran pihak yang datang untuk melakukan klarifikasi secara langsung di lapangan. Menurutnya, langkah tersebut penting agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Saya bersyukur teman-teman sudah datang ke sini untuk klarifikasi. Semoga penjelasan saya ini dapat dijadikan pemberitaan yang sifatnya berimbang,” ucap Daniel.
Lebih lanjut, Daniel secara khusus menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya keterlibatan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial tertentu maupun instansi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam pekerjaan tersebut.
Ia berharap informasi terkait dugaan keterlibatan oknum PNS maupun BPBD tidak berkembang apabila memang tidak memiliki dasar dan tidak berkaitan dengan pekerjaan semenisasi di Gang Binaria.
“Minimal untuk mengklarifikasi secara khusus, ada statement bahwa oknum PNS berinisial dan instansi BPBD itu tidak berkembang dan memang sama sekali tidak terlibat ke sana,” tegasnya.
Daniel kembali menekankan bahwa kapasitas dirinya dalam persoalan tersebut adalah murni sebagai warga RT 17 yang mengusulkan pembangunan semenisasi jalan. Sementara mengenai pelaksanaan teknis dan administrasi pekerjaan, ia menyerahkan penjelasan kepada pihak Perkim dan pelaksana kegiatan.
Ia berharap pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan akses jalan yang dibangun dapat digunakan sebagai sarana umum untuk kepentingan warga secara bersama-sama.(**/Zha)




