Desa Tanjung Harapan Gelar Pelatihan Olah Buah Pepaya Jadi Saos dan Stik,

Print Friendly, PDF & Email


NUNUKAN, SEBATIK-Masyarakat Desa Tanjung Harapan Kecamatan Sebatik Timur mengikuti pelatihan pemanfaatan buah pepaya yang diolah menjadi stik pepaya dan saos pepaya yang lezat dan bergizi.

Melalui pelatihan yang digelar, Kamis, 30/5/2024, bertujuan meningkatkan UMKM dan kesejahteraan Masyarakat Desa Tanjung Harapan Kecamatan Sebatik Timur.

Bacaan Lainnya

Pelatihan tersebut diikuti oleh 25 peserta dari berbagai kelompok PKK dan Kader Kesehatan masyarakat Desa Tanjung Harapan Sebatik Timur.

Kepala Desa Tanjung Harapan, H. Hamzah mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dalam memanfaatkan buah pepaya menjadi stik pepaya dan saos pepaya yang dapat dijual sebagai produk olahan Masyarakat Desa Tanjung Harapan.

Seluruh peserta diajarkan tentang cara memilih buah pepaya yang baik, cara mengupas dan memotong buah pepaya, serta cara membuat stik pepaya dan saos pepaya yang enak dan berkualitas.

Selain itu, peserta juga diberikan pengetahuan tentang cara mengemas dan memasarkan produk olahan hingga layak dijual.

Sementara itu, Camat Sebatik Timur H. Andi Joni SE., MM mengatakan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat desa dan bisa menjadi oleh-oleh khusus Desa Tanjung Harapan, dengan bahas dasar buah pepaya disulap menjadi saos, Nugget dari bahan ikan tongkol dan roti.

“Peserta jangan hanya sekali pelatihan tapi bisa dilakukan di rumah untuk di implementasi kan dan dapat meningkatkan UMKM. Dengan adanya pelatihan ini masyarakat desa dapat memanfaatkan buah pepaya, Daun kelor yang melimpah di desa ini menjadi produk olahan yang bernilai ekonomi. Tentu ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Tanjung Harapan Sebatik Timur,”ujar Andi Joni.

Terpisah, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Andi Muliama sebagai narasumber dalam pelatihan itu menyabut baik dan merasa senang serta berterima kasih kepada Pemerintah Desa Tanjung Harapan Pelatihan yang dilaksanakan.

Dia berharap agar pelatihan tersebut dapat diadakan secara berkala untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan potensi alam yang ada di desa.

“Terkait hasil olahan ibu PKK Desa Tanjung Harapan dan kader kesehatan Sebatik Timur dari buah pepaya membuat saos dan stik pepaya ini sangat mudah di dapatkan bahan-bahannya. Saya mengharapkan pelatihan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Sebatik Timur untuk memanfaatkan potensi alam yang ada di desa mereka menjadi produk olahan yang bernilai ekonomi,”tuturnya.(*)

Dengarkan Kami di Aplikasi Solatafm Nunukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *