TARAKAN, Pembawakabar.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengajak Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) terus memperkuat pendidikan generasi muda, terutama dalam membangun iman, akhlak dan menjauhkan anak-anak dari bahaya narkoba.
Pesan itu disampaikan Gubernur Zainal saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat NU di Convention Hall Gedung Badan Penghubung (Banhub) Kaltara, Kota Tarakan, Selasa (8/9).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Timur (Jatim) sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU, Dr. (H.C.) Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, Ketua PWNU Kaltara, Ketua DWP Kaltara, Ketua PW Muslimat NU Kaltara, jajaran pengurus Muslimat NU se-Kaltara, serta Forkopimda Kaltara.
Gubernur Zainal mengatakan peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Nilai keteladanan Rasulullah SAW perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, organisasi, maupun pemerintahan.
“Peringatan Maulid Nabi harus menjadi momentum untuk memperkuat iman dan akhlak. Nilai kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian, dan keadilan harus kita terapkan dalam kehidupan,” ujar Zainnal
Pada kesempatan itu, Zainal juga menyampaikan apresiasi terhadap perjalanan panjang Muslimat NU yang telah memasuki usia 80 tahun. Menurutnya, delapan dekade merupakan perjalanan panjang pengabdian dalam membina umat, memperkuat karakter bangsa, serta mendampingi masyarakat hingga wilayah pedalaman dan perbatasan Kaltara.
“Delapan dekade bukan perjalanan yang singkat. Ini adalah perjalanan panjang pengabdian yang patut kita apresiasi dan menjadi pijakan untuk terus memperkuat khidmat kepada umat, masyarakat, dan bangsa,” katanya.
Zainal menilai peran Muslimat NU semakin penting di tengah derasnya arus informasi dan perubahan lingkungan sosial. Sebagai ibu dan bagian penting dalam keluarga, Muslimat NU diharapkan dapat menjadi benteng dalam membentuk karakter anak.
“Saya berharap Muslimat NU terus berada di garda terdepan dalam mendidik generasi muda dan menjauhkan anak-anak kita dari bahaya narkoba,” pesannya.
Selain pendidikan dan perlindungan generasi muda, Zainal mengajak Muslimat NU memperkuat sinergi bersama pemerintah dalam menekan angka stunting di Kaltara.
Menurutnya, upaya ini membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan dan keluarga, agar generasi yang tumbuh di Kaltara memiliki kualitas kesehatan dan pendidikan yang baik.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan Muslimat NU terus diperkuat sehingga keberadaan organisasi tersebut semakin memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Generasi Emas Kaltara. (dkisp)




