
NUNUKAN, 17 September 2025 – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nunukan bersama anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara Daerah Pemilihan (Dapil) IV Nunukan menggelar dialog interaktif di Cafe Sayn. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Peran Anggota DPRD Provinsi Kaltara Dapil IV Nunukan dalam Menjawab Aspirasi Masyarakat Kabupaten Nunukan”.
Dalam kesempatan itu, anggota DPRD Provinsi Kaltara, Tamara Moriska, menegaskan komitmennya dalam mengawal isu-isu penting yang menyangkut masyarakat, khususnya terkait kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak.
“Langkah-langkah yang saya ambil sekarang, besok saya akan bertemu dengan pihak Dinas Sosial untuk menanyakan perkembangan korban, setelah itu baru bertemu langsung dengan korban. Dari sana baru bisa ditentukan langkah-langkah apa yang harus diambil selanjutnya,” ungkap Tamara.
Ia juga menambahkan bahwa persoalan kekerasan seksual harus mendapat perhatian serius dari semua pihak. Berdasarkan informasi yang diperolehnya dari pihak Kejaksaan, kasus pelecehan seksual bisa diproses hukum hanya dengan satu alat bukti yang cukup kuat.
“Dari yang saya tangkap kemarin, bahkan kepala kejaksaan sendiri menyampaikan bahwa untuk kasus pelecehan seksual, satu alat bukti saja sudah cukup. Jadi saya perlu mendalami lagi agar tidak salah langkah,” tambahnya.
Melalui forum dialog interaktif ini, Tamara menegaskan DPRD Kaltara Dapil IV Nunukan berkomitmen terus hadir untuk mendengar aspirasi dan memastikan perlindungan bagi masyarakat, terutama kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih. (*/Zha)



