Gereja Toraja Nunukan Berikan Bantuan Paket Sembako Bagi Jemaatnya yang Jalani Isoman

Majelis Gereja Toraja, Serly Lolong Pasande mewakili Pdt Hana Lura menyerahkan paket sembako kepada salah satu Pendeta Getor di Binusan, Ruru Battu Konda.

NUNUKAN, Pembawakabar.com-Bukti cinta dan kasih sayang sesama jemaat Gereja Toraja (Getor) Eben Haezer Kabupaten Nunukan nampak terlihat melalui program Diakonia yang sejak lama berjalan. Di awal-awal pandemi berjalan, program ini semakin fokus bagi jemaat yang menjalani isolasi mandiri (Isoman).

Penyerahan paket sembako ini secara langsung diberikan oleh Majelis Gereja Serly Lolong Pasande mewakili Pdt Hana Lura, S.Th kepada kepada jemaatnya yang berada di desa Binusan yang sedang menjalani Isolasi Mandiri, Kamis (19/8).

Bacaan Lainnya

Kepada Pembawakabar.com, Pdt Hana Lura saat di temui di kediamannya menjelaskan program ini telah berjalan sejak tahun 2020 di awal pandemi covid-19. Dimana Gereja Toraja memang memiliki program untuk jemaat gereja yang terpapar covid-19.

“Bantuan ini memang sudah ada programnya dan anggarannya sudah tersedia. Program di gereja kita namakan Diakonia, artinya program ini untuk jemaat yang sedang sakit,” tuturnya.

Dia menambahkan untuk program ini juga bekerja sama dengan klasis Kalimantan Utara (Kaltara). Sebagai wujud kepeduliaan terhadap jemaat, Pdt Hana menyebutkan dengan memberikan paket sembako dan konseling doa.

“jadi ada 9 jemaat di kaltara ini, salah satunya di Nunukan dan semua gereja Toraja memiliki program ini. Wujud kepeduliaan kita dengan memberikan sembako dan doa kosnseling melalui telepon, sementara ini yang kami lakukan karena ruang gerak kita terbatas” katanya.

Pdt Hana menyebutkan selama tahun 2021 ada sebanyak 50 paket sembako yang disalurkan kepada jemaat Geraja Toraja yang menjalani Isoman, begitu juga untuk jemaat yang saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah Nunukan.

Baca Juga Dong:  Kasus Berlanjut atau Tidak, Polsek Nunukan Masih Menunggu Kedua Belah Pihak

“Untuk paket sembako yang kita salurkan ada sebanyak 50 paket untuk yang sedang Isoman, kalau yang di rumah sakit ada empat orang jemaat. Mereka yang dirawat di Rumah sakit kita tidak bisa kunjungi, nanti setelah mereka sembuh baru kita kunjugni ke rumahnya,” jelasnya.

Hana menyebut pihaknya terus memantau seluruh jemaat Gereja Toraja di Nunukan, hal itu untuk mengetahui jika ada jemaatnya yang terpapar covid-19, sehingga pihaknya langsung bertindak memberikan paket sembako.

Dia juga menuturkan, selama kegiatan berjalan tidak pernah melibatkan pihak manapun, selain jemaat di gereja Toraja

“Jika ada jemaat yang terpapar covid-19, kami langsung buatkan paket Diakonia Sembako dan selama program ini berjalan kita belum pernah bergabung dengan pihak pemerintah atau apapun, kita langsung Gereja Toraja bersama Jemaat,” pungkasnya. (Yf)

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan