
NUNUKAN – Pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN Nunukan pada Selasa sore menuai keluhan warga. Listrik padam sejak pukul 14.00 WITA hingga pukul 18.00 WITA dengan alasan perbaikan jaringan distribusi 20 KV. Namun hingga pukul 18.20 WITA, aliran listrik belum juga kembali normal.
Adapun wilayah yang dijadwalkan mengalami pemadaman meliputi Jalan Rimba, Jalan Fatahillah, Jalan Pongtiku, Jalan Tanjung Batu, dan sekitarnya.
Manajer UPL PLN Nunukan, Rendra Alfian, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa jadwal pemadaman yang beredar hanyalah bersifat estimasi dan menyesuaikan kondisi pekerjaan di lapangan.
“Jadwal yang beredar itu hanya estimasi, menyesuaikan kondisi pekerjaan di lapangan. Bisa saja kita normalkan lebih cepat,” ujarnya.
Namun, saat dikonfirmasi kembali pada pukul 18.00 WITA terkait keterlambatan penyalaan listrik, Rendra Alfian tidak memberikan jawaban, bahkan pesan WhatsApp yang dikirimkan tidak dibaca.
Sementara itu, warga mengeluhkan dampak pemadaman listrik yang berlangsung lebih lama dari jadwal. Salah satunya Jusnie, warga Pongtiku RT 19, yang mengaku kesulitan karena memiliki bayi berusia dua bulan.
“Cukup panas, saya punya anak bayi dua bulan. Sangat sulit untuk menidurkan anak karena panas sekali,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemadaman listrik juga menyulitkan aktivitas rumah tangga lainnya.
“Sebagai ibu rumah tangga, mau masak juga tidak bisa karena tidak ada listrik,” tambahnya.
Warga berharap PLN Nunukan dapat lebih konsisten dengan jadwal yang telah diinformasikan serta meningkatkan komunikasi kepada masyarakat apabila terjadi keterlambatan penyalaan listrik. (*)

















