RDP Soal Transparansi Anggaran CSR Perusahaan dan Transparansi Anggaran Covid-19, DPRD Berikan 4 Rekomendasi

Print Friendly, PDF & Email

NUNUKAN-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Kabupaten Nunukan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait Transparansi dan realisasi anggaran CSR Perusahaan Nunukan dan Transparansi Anggaran Covid-19 di Kabupaten Nunukan.

Rangkaiankegiatan RDP dipimpin langsung wakil ketua Komisi II, Robinson Totong, diikuti 10  orang anggota DPRD Nunukan, dihadiri Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Sirajuddin, Kabag Ekonomi, Rohardiansyah, Plt. Kadinkes Nunukan, Miskia serta Aliansi Mahasiswa.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung hampir 4 jam di ruang rapat Ambalat I DPRD Nunukan, Rabu (27/7) berjalan lancar dengan beberapa kesimpulan rekomendasi.

Dalam kesimpulan yang disampaikan Robinson Totong yaitu, pertama, Pemerintah daerah harus menertibkan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Nunukan dalam menyalurkan CSR,  Sesuai dengan visi misi karena di di undang-undang itu CSR harus sejalan dengan visi-misi daerah dan juga sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh masyarakat di sekitar perusahaan itu beroperasi.

Kedua, Perusahaan wajib menyampaikan laporan penyaluran CSR kepada pemerintah daerah dan laporan tersebut ditembuskan ke DPRD agar kami juga sebagai anggota DPRD dalam fungsi pengawasan juga tahu mana perusahaan-perusahaan yang tertib memberikan laporan CSR, sehingga DPRD juga tahu berapa besar CSR yang mereka salurkan, perusahaan ini bayar CSR tidak menyalurkan CSR tidak,  apa yang mereka kerjakan dengan dana CSR mereka.

Ketiga, Pemerintah daerah melalui Bidang Ekonomi untuk melakukan fungsi kontrol pengawasan terhadap CSR tersebut dan dalam fungsi pengawasan tersebut memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak menyalurkan Caesarnya Sesuai dengan amanat undang-undang penanaman modal nomor 25 tahun 2007 yang sudah kita sampaikan pada dasarnya tertulis sanksi administrasi sampai pada pencabutan izin usahanya. Keempat, Pembentukan forum  agar segera mungkin dilakukan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *