Sekda Harapkan FKPPI Kaltara Jadi Ujung Tombak Hadapi Ancaman Non-Militer

Print Friendly, PDF & Email

Tanjung Selor – Pelantikan Pengurus Daerah XXXIV Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Kalimantan Utara (Kaltara) Masa Bakti 2021-2026 pada Jumat (03/12) bertempat di Indoor Markas Komando Resort Militer 092/Maharajalila yang turut dihadiri oleh Gubernur Zainal A. Paliwang yang diwakili Suriansyah selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltara Suriansyah.

Selain Suriansyah, di tempat yang sama juga hadir Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Kaltara diwakili oleh Eri Dwi Haryanto selaku Dir. Pembinaan Masyarakat Komandan Besar, Brigjen. TNI Suratno sebagai Komandan Resort Militer (Danrem) 092 Maharajalila, serta dihadiri pula secara daring oleh Pontjo Sutowo selaku Ketua Umum Pengurus Pusat secara daring.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Pontjo Sutowo menyampaikan bahwa FKPPI harus mampu menjadi mitra dari TNI/Polri karena pergeseran ancaman militer ke non militer memerlukan peran serta masyarakat. Oleh karena itu, FKPPI sebagai keluarga besar TNI/Polri sudah seyogjanya berada di garis terdepan dalam membina semangat kebangsaan itu.

“Maka dari itu TNI/Polri bergerak di luar kuasa, tapi perkembangan ini belum ditunjang dengan instuisi yang memadai. Banyak persoalan bersama tapi tidak tahu siapa yang harus bertanggung jawab, maka dari itu kita perlu melihat secara umum bahwa suatu negara dibela oleh warganya,” ujar Pontjo.

Melihat hal ini, Brigjen. TNI Suratno mengungkapkan bahwa FKPPI layak tampil sebagai teladan di masyarakat Kaltara untuk memberikan inspirasi bagi kaum muda. Selain itu, penting pula berperan aktif sebagai entitas bela negara, agen perubahan, pegiat ekonomi, serta kotrol sosial.

Baca Juga Dong:  Ketum SMSI Bertemu Ketua MPR RI

“Hal ini dirasa perlu karena keberadaan sebuah wadah perkumpulan keluarga besar FKPPI di Kaltara ini mampu memberikan kontribusi terhadap kekuatan moral, sosial, dan ekonomi. Semoga amanah yang diberi dapat dilaksanakan dengan tanggung jawab dan semangat pengabdian,” bebernya.

Tidak ketinggalan, Suriansyah juga memberikan pengakuan yang sama. Ia berharap pelantikan ini dapat mempererat hubungan sesama serta menjadikan FKPPI sebagai wadah dalam merumuskan kembali peran serta fungsi sebagai putra-putri TNI/Polri secara lebih adaptif agar dapat terus bersinergi dengan pemerintah di Lingkungan Provinsi Kaltara.

“Dalam kesempatan ini saya mengajak kepada kita semua untuk bersama-sama menjadikan FKPPI sebagai wadah generasi muda dalam mencetak putra-putri TNI/Polri yang berintelektual dan berintegritas serta kuat dan militan yang selalui setia kepada nilai-nilai dasar Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945,” ujar Suriansyah saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Zainal.

“Saya minta agar saudara dapat konsisten dan istiqomah dalam menjaga serta membumikan ideologi pancasila sebagai pandangan hidup berbangsa dan bernegara, menjadi garda terdepan dalam menangkal disintegritas bangsa, radikalisme, dan terorisme. Selain itu, semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan senantiasa profesional di bidang pekerjaan dan pengabdiannya masing-masing,” pungkasnya.

Sebagai penutup dalam sambutannya, di hadapan para tamu undangan ia mengaku sangat meyakini KPPI bahwa dapat menjadi ujung tombak yang memiliki jiwa nasionalisme, bertanggungjawab, cerdas, berani, dan kompetitif. (yur/saq/dkispkaltara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan