Zainuri Ahsan “Tuwo” Siap Guncang Ring di Tech Boxing Exhibition Tarakan

NUNUKAN – Petinju muda berbakat asal Desa Binusan, Zainuri Ahsan alias Tuwo, akan menjadi wakil kebanggaan desa dalam ajang Tech Boxing Exhibition yang digelar di Kota Tarakan. Dalam pertandingan ini, Tuwo akan berhadapan dengan lawan tangguhnya, Boston, dalam duel yang diprediksi berlangsung panas dan penuh adu strategi.

Putra dari pasangan Andri Winata dan Rosida ini bukanlah nama asing di dunia tinju lokal. Sejak remaja, Tuwo sudah aktif berlatih dan mengikuti berbagai turnamen di tingkat kabupaten hingga provinsi. Gaya bertarungnya yang agresif namun tetap mengedepankan teknik membuatnya sering menjadi sorotan.

Kepala Desa Binusan, Rudihartono, menyatakan rasa bangganya atas pencapaian ini.

“Kami sangat bangga dengan keikutsertaan Tuwo di Tech Boxing Exhibition. Ini bukti bahwa anak muda Binusan memiliki potensi besar di dunia olahraga, khususnya tinju. Harapan kami, Tuwo bisa menunjukkan performa terbaik dan mengharumkan nama desa di ajang ini,” ujarnya, Selasa (5/8).

Rudihartono menambahkan, dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat terus diberikan, baik melalui motivasi langsung maupun doa dari kampung halaman. Ia juga berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Binusan untuk berani mengejar mimpi, tidak hanya di bidang olahraga tetapi juga dalam berbagai bidang lain.

Sementara itu, jelang pertandingan, Tuwo mengaku sudah mempersiapkan diri secara maksimal. Ia menjalani sesi latihan intensif mulai dari teknik pukulan, pergerakan kaki, hingga peningkatan stamina.

“Boston adalah lawan yang kuat dan punya pengalaman. Tapi saya percaya dengan latihan dan strategi yang saya jalani, saya bisa memberikan perlawanan maksimal. Saya bertarung bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang tua, pelatih, dan seluruh masyarakat Binusan,” ungkapnya penuh semangat.

Tech Boxing Exhibition sendiri merupakan ajang pertarungan ekshibisi yang mempertemukan petinju-petinju terbaik dari berbagai daerah di Kalimantan Utara. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, turnamen ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar atlet dan komunitas tinju di wilayah tersebut.

Pertandingan Tuwo melawan Boston dijadwalkan menjadi salah satu laga yang paling ditunggu oleh penonton. Atmosfer persaingan diprediksi memanas sejak bel pertama berbunyi, dengan kedua petinju siap mengerahkan seluruh kemampuan mereka.

Dengan dukungan penuh dari keluarga, pelatih, dan masyarakat Desa Binusan, Tuwo membawa misi bukan hanya untuk menang, tetapi juga membuktikan bahwa semangat juang anak daerah mampu bersaing di level yang lebih tinggi.(*)

[jetpack-related-posts]