oleh

Gubernur Kaltara : Tidak Ada Absen Titipan dan Studi Banding Harus Bawa Hasil Laporan Jelas

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang memimpin apel perdana setelah resmi menjabat sebagai Gubernur, Senin (22/2) pukul 07.30 WITA di Lapangan Agatis. Gubernur Zainal menyampaikan amanat terkait visi dan misi Ziyap ke depan.

Ia mengapresiasi kedatangan peserta upacara yang tepat waktu dan dapat menaati protokol kesehatan. Tidak lupa gubernur menegaskan kembali mengenai pentingnya disiplin waktu dan absensi kerja.

“Setiap pemimpin wajib membina disiplin. Setiap pemimpin satuan kerja itu wajib membina disiplin bagi ASN-nya. Absensi betul-betul, kalau bisa absen yang manual diganti dengan otomatis karena ada beberapa oknum mungkin yang menitipkan sidik jari, jadi dia bisa saja datang sesukanya.

Tetapi kalau dibagi dengan yang manual, kalau dia memalsukan tanda tangan silahkan saja palsukan, anda terkena undang-undang pemalsuan di situ” kata Zainal saat memberikan arah di hadapan ASN.

Selain itu, kata Gubernur Zainal, penugasan di dalam daerah harus lebih banyak daripada di luar daerah, 70 persen dalam daerah dan 30 persen di luar daerah.

“Studi banding yang dilakukan dapat membawa hasil dan laporan yang jelas. Tidak ada kegiatan dinas yang fiktif. Nanti saya cek kembali,” ujar kata mantan Wakapolda Kaltara ini.

Dia menuturkan, pendirian bangunan kantor terutama kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) wajib mengandung unsur kearifan lokal. “Saat mendirikan kantor baru wajib ada kearifan lokal di situ. Saya ingatkan wajib! Ini bukan imbauan, tapi wajib,” tegas Gubernur.

Dalam apel pagi tersebut Gubernur Zainal didampingi oleh Wakil Gubernur Yansen TP dan dihadiri jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kaltara serta Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pemprov Kaltara. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed