Kuasa Hukum Dinda akan Tuntut Keadilan, Tahir: Dalam Waktu Dekat Saya akan Bertemu Kapolres Nunukan dan Kapolda Kaltara

Dr.Tahir Denreng, SH, SE, MM, Kuasa Hukum Dinda.
Print Friendly, PDF & Email

NUNUKAN, Pembawakabar.com- Kuasa Hukum Dinda (18) Dr.Tahir Denreng, SH, SE, MM menganggap kasus kliennya merupakan tindakkan kriminal yang tidak dapat dibiarkan begitu saja. Sebab menurutnya ada oknum yang mengiring persoalan tersebut menganggap kasus pengeroyokkan yang dilakukan hanyalah tawuran antar kedua kelompok.

“Persoalan ini peristiwa besar, jangan dianggap sepele, bahkan ada pihak yang saya lihat yang menggiring persoalan ini seakan-akan  tawuran, padahal ini murni pengeroyokan dan tindakan kriminal,” kata Dr.Tahir Denreng mantan staf ahli Kapolda Sulawesi Utara.

Bacaan Lainnya

“Bayangkan kalau orang diundang, kita datang baik-baik untuk klarifikasi. Kok membawa sampai 18 hingga 20 orang, klien saya membawa temannya 3-4 orang, karena mainnya di tempat gelap. Dengan adanya laporan sebanyak 18 orang dipersiapkan dan itu sudah ada perencanaan mengkeroyok orang,” tegas direktur Nasional LBH Garda Keadilan Nusantara (GKN) RI ini via telepon, Kamis (23/9).

Oleh karena itu, Ia mengharapkan seluruh penegak hukum harus netral, dan meminta untuk mendorong kasus pengeroyokkan tersebut supaya menjadi pelajaran bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Jadi kita dorong secara jalur hukum dan jangan menyepelekan kasus ini mengiring opini bahwa itu tawuran, sehingga salah satu pihak (korban) dirugikan,” ungkapnya.

Terkait dengan laporan yang masuk, Tahir menganggap sangat lucu dengan laporan korban dan pelaku yang diterima.

“Kan lucu bagi kita, masa korban melapor, lalu melapor juga si pelaku. Meskinya pihak keamanan sudah bisa melihat dan melakukan penolakan oleh si pelaku, ini seakan dibenturkan. Saya sangat kecewa jika pihak keamanan tidak bisa memposisikan kasus yang sebenarnya dan tidak mampu membedakan kasus kecil dan besar. Maka sebagai kuasa hukum nya menghimbau kepada penegak hukum termasuk masyarakat supaya mendorong ini secara netral supaya ada pembelajaran bagi masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga Dong:  Ibrahim Rusli Turut Ramaikan HUT ke 9 Kaltara dengan Lari 5 km dan Berenang 3,8 km

“Saya akan mempelajari kasus laporan klien saya, karena saya tidak ingin klien saya dirugikan. Apalagi klien saya dianggap orang kecil, saya akan suport  klien saya, secara hukum kita akan tuntut keadilan dan dalam waktu dekat, bersilaturahmi dengan Kapolres Nunukan dan Kapolda Kaltara,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan