
Nunukan, Pembawakabar.com – Banjir untuk pertama kalinya merendam kawasan Jalan Lumba-Lumba RT 19, Kelurahan Nunukan Timur, Senin (3/8/2026). Luapan air dari sungai dan saluran drainase yang tidak mampu menampung tingginya debit air menyebabkan permukiman warga tergenang.
Salah seorang warga, Ninda, mengatakan banjir yang terjadi membuat masyarakat terkejut karena selama ini kawasan tersebut tidak pernah mengalami genangan separah sekarang. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tanda bahwa sistem drainase dan aliran sungai di wilayah itu membutuhkan perhatian serius.
“Kami berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama.
Kami meminta pemerintah daerah dan anggota DPRD turun langsung melihat kondisi di lapangan, mendengar aspirasi masyarakat, serta mencari solusi agar banjir seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Ninda.
Ia juga menyampaikan harapannya kepada para wakil rakyat yang sebelumnya memperoleh dukungan masyarakat saat pemilu agar menunjukkan kepedulian terhadap warga yang kini terdampak banjir.
“Mana anggota dewan yang kemarin kami dukung? Kami berharap mereka bisa turun langsung melihat kondisi masyarakat dan memperjuangkan solusi atas persoalan ini. Dukungan saat pemilu hendaknya dibalas dengan kepedulian kepada masyarakat,” tegasnya.
Warga berharap pemerintah segera melakukan evaluasi terhadap kondisi drainase, selokan, serta aliran sungai di kawasan Jalan Lumba-Lumba RT 19. Menurut mereka, penanganan yang cepat sangat diperlukan agar banjir tidak kembali terjadi dan mengancam keselamatan maupun aktivitas masyarakat.
Masyarakat juga berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan instansi terkait untuk segera melakukan normalisasi saluran air serta perbaikan sistem drainase sebagai langkah antisipasi menghadapi curah hujan tinggi di masa mendatang.(ZHA)




