Pemerintah Desa Binusan Dukung Program BNNK Nunukan “Ketahanan Keluarga”

Moment foto bersama Perangkat Desa dan BNNK Nunukan.

NUNUKAN- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan mengelar Rapat Koordinasi terkait Program Ketahanan Keluarga di Kantor Desa Binusan, Senin (7/6).

Pada rapat itu dihadiri Camat Nunukan H Haini, Sekretaris Desa, Asmadi, Kasi PKM BNNK Nunukan Murjani Shalat, dan Humas BNNK Nunukan Zainal Arifin, Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta Ketua RT, BPD dan Karang Taruna Desa Binusan.

Bacaan Lainnya

Sebagai Desa Bersih Narkoba tentu Ketahanan keluarga menjadi hal penting dan utama dalam mencegah pengaruh buruk terhadap anak-anak masuk kedalam jeratan narkoba. Sehingga diperlukan peran keluarga dalam pelaksanaan program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan desa. Hal tersebut mendapat dukungan penuh Pemerintah desa Binusan dan Kecamatan Nunukan dalam kegiatan Ketahanan Keluarga yang di canangkan BNNK Nunukan.

Seperti yang disampaikan Asmadi, Sekretaris Desa Binusan  pada rapat itu, bahwa Pemerintah desa Binusan sangat mendukung penuh program Ketahanan Keluarga yang kini dijalankan BNNK Nunukan di Desa Binusan.

“Kami sangat mendukung penuh kegiatan ketahanan keluarga program BNNK Nunukan yang akan dilaksanakan di desa Binusan, semoga Masyarakat yang telah diintervensi dapat menularkan semangat dalam menolak narkoba secara langsung  ke keluarga lainnya mapun warga lainnya” ujar Pak Asmadi

Sementara itu, Drs. H. Haini  Camat Nunukan lebih menekankan bahwa pentingnya penguatan yang dimulai dari tingkat keluarga dan keimanan dan taqwa, sehingga generasi penerus dapat dengan mudah menolak atau menghindar dari narkoba.

Baca Juga Dong:  Terapkan Sistem Pelayanan Berbasis Elektronik, Pemprov Kaltara mulai Sertifikasi Tanda Tangan Elektronik pada Sistem Pelayanan

“Keluarga harus didasari dengan kekuatan iman dan taqwa, karena iman dan taqwa dapat menghindarkan keluarga dari hal hal yang tidak baik termasuk narkoba. Jangan biarkan perusak-perusak itu masuk ke lingkungan kita, mulai dari aliran sesat atau radikal hingga narkoba” ujar Haini.

Dia juga juga mengingatkan kepada seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk selalu berperan aktif melaporkan jika terdapat hal-hal mencurigakan di sekitar kita yang dianggap menyimpang.

“Peran Bapak ibu sangat membantu dalam menciptakan kondisi lingkungan yang tertib dan aman, Saya harap kesadarannya untuk saling mengingatkan dan dapat melaporkan ke aparat terdekat yang ada di sekitar kita jika mendapatkan hal-hal yang mencurigakan seperti peredaran narkoba,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Murjani Shalat Sub Kordinator P2M BNNK Nunukan menjelaskan beberapa poin penting tujuan program ketahanan keluarga. Dimana tujuannya adalah meningkatkan daya tangkal keluarga yang diintervensi oleh fasilitator, sehigga tidak mudah di pengaruhi dan dimasuki narkoba.

“Rencana kegiatan intervensi yang akan dilaksanakan dan kriteria keluarga yang akan diintervensi nantinya akan dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan kepada sepuluh keluarga yang telah dipilih oleh Ketua RT nya. Kemudian pelaksanaannya akan digelar di Lumbung Belajar Desa Binusan,” jelas Murjani Shalat.

“Sepuluh keluarga yang diintervensi tersebut terdiri dua orang yaitu orang tua ayah atau ibu dan satu orang anak yang sedang menempuh pendidikan kelas 7 SMP. Untuk datanya telah kita terima dari ketua RT dan program ini akan kita mulai dengan mengintervensi terhadap data yang sudah kita terima,” Pungkasnya. (Red/BNNK)

Tinggalkan Balasan