Polres Nunukan-BAPANAS Sidak Harga Beras: Medium dan Premium di Atas HET

NUNUKAN – Polres Nunukan melalui Unit Tipidter Satreskrim bersama Badan Pangan Nasional (BAPANAS) RI, Subdit Indagsi Polda Kaltara, serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan melaksanakan pengecekan harga dan stok beras di wilayah Kabupaten Nunukan pada Rabu (20/11/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pengawasan terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, khususnya komoditas beras, pada sejumlah titik penjualan meliputi Pasar Inhutani, Distributor serta Pengecer, dalam kegiatan tersebut hadir AKP Harry Arsa, S.Tr.K., S.I.K. selaku Kasubdit Indagsi Polda Kaltara bersama jajaran BAPANAS RI serta personel Unit Tipidter Satreskrim Polres Nunukan dan Dinas Ketahanan Pangan Kab. Nunukan.

Di Toko Amanah Pasar Inhutani, petugas BAPANAS melakukan pengambilan sampel beras merek Mawar Melati dan 2 Ketupat, serta meninjau langsung standar penyimpanan beras di gudang. Sementara di Distributor tim melakukan pengecekan dan penekanan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET), sedangkan di tingkat Pengecer dilakukan pengawasan stabilisasi harga beras SPHP.

Berdasarkan hasil pengecekan, harga beras di tingkat pengecer tercatat sebagai berikut:

• Medium rata rata 15.400/kg dimana Harga Eceran tertinggi di Kalimantan adalah Rp 14.000

• Premium: Rp 15.900/kg, (dimana Harga Eceran tertinggi di Kalimantan adalah Rp 15.400)

• SPHP: Rp 13.000/kg (dimana Harga Eceran tertinggi di Kalimantan adalah Rp. 13.100,-)

Meskipun sebagian harga melampaui HET, stok beras di wilayah Kabupaten Nunukan dipastikan dalam kondisi stabil dan mencukupi.

Jalur distribusi melalui kapal pengangkut barang dari Sulawesi dan Surabaya juga dilaporkan berjalan normal.

Mengacu pada SK Kepala Badan Pangan Nasional RI Nomor: SK/375/2025, HET beras wilayah Kalimantan ditetapkan Rp 15.400 untuk kategori premium dan Rp 14.000 untuk kategori medium. Adapun tingginya harga di Nunukan dipengaruhi oleh biaya akomodasi transportasi kapal swasta, ongkos buruh angkut, serta tingginya harga dari produsen di Sulawesi dan Surabaya.

Kegiatan pengawasan ini dilakukan sebagai upaya memastikan stabilitas pangan tetap terjaga dan harga beras tetap terkendali di tengah kebutuhan masyarakat.(*)

[jetpack-related-posts]