Target Anggaran Daerah 2020 Rp. 1.4 Triliun, Teralisasi Rp. 1.33 atau 93.17 persen

Suasana kantor Dprd Nunukan, foto:Humas Dprd Nunukan.

NUNUKAN-Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan pertanggung jawaban anggaran 2020 di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan di gelar.

Rapat ini di pimpin langsung ketua DPRD Nunukan Hj Rahma Leppa Hafid dan di hadiri Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid dan anggota DPRD Nunukan, Rabu (31/3).

Bacaan Lainnya

Dalam penyampaian Bupati Laura Target Pendapatan Daerah tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 1.40 Triliun, terealisasi sebesar Rp, 1,35 Triliun atau 96,46 Persen.

Dengan rincian LKPJ meliputi Pendapatan Asli Daerah ditargetkan sebesar Rp 104,67 M, terealisasi sebesar Rp.133,19 Milyar atau tercapai 127,24 Persen.

Disebutkan Laura, Dana perimbangan yang semula ditargetkan sebesar Rp. 944,50 Milyar, terealisasi senilai Rp. 882,6 Milyar atau mencapai 93,41 persen, dan Rp 354, 71 Milyar lain lain pendapatan daerah terealisasi senilai Rp 338,75 Milyar atau sebesar 95.50 Persen.

Selain realisasi Pendapatan Daerah, Bupati Nunukan juga menyampaikan realisasi belanja pada tahun anggaran 2020. Hal ini terdiri dari belanja langsung dan belanja tidak langsung.

“Tahun lalu belanja daerah dianggarkan sebesar Rp 1.43 Triliun direalisasikan sebesar Rp 1.33 Triliun atau sebesar 93,17 Persen.” Ujar Laura.

Belanja tidak langsung dilokasikan sebesar Rp 820,83 Milyar terealisasi hingga 97.07 persen atau senilai 796,77 Milyar. Belanja ini terdiri dari, Belanja Pegawai, Subsidi, Hibah, Bantuan Sosial, dan Bantuan Keuangan Provinsi Kalimantan Utara dan Pemerintahan Desa.

Belanja Langsung Dialokasikan sebesar Rp 610 milyar lebih terealisasi sebesar Rp 517 Miliar lebih atau 87,93 persen yang terdiri dari Belanja Pegawai, Belanja Barang dan jasa dan Belanja Modal.

Baca Juga Dong:  DPRD Nunukan Bentuk Pansus LKPJ Bupati Tahun 2020

“Tahun anggaran 2020 Target pembiayaan daerah Rp 27 Milyar terealisasi sebesar Rp 29,25 Milyar atau 105,14 persen yang berasal dari Silpa tahun sebelumnya direalisasikan sebesar Rp 74,14 Milyar sedangkan pengeluaran untuk investasi pemerintah daerah dan pembayaran utang terealisasi sebesar Rp 41,88 Milyar,” tutur Laura. (Pubdokdprdnnk/red)

Tinggalkan Balasan