Bupati Wempi Resmikan Gedung Sekolah Minggu Buddha Samadhina, Perkuat Pendidikan Agama dan Kerukunan di Malinau

Malinau, Pembawakabar.com – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., meresmikan Gedung Sekolah Minggu Buddha (SMB) Samadhina di Kabupaten Malinau, Sabtu (11/7/2026). Peresmian gedung tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pendidikan agama Buddha, pembinaan karakter generasi muda, serta menjaga kerukunan umat beragama di Bumi Intimung.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia, PMd. Andryantho, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malinau, Forkopimda, para Bhikkhu Sangha, tokoh agama, tokoh masyarakat, para donatur, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan gedung tersebut.

Menurutnya, Gedung SMB Samadhina tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi juga simbol semangat kebersamaan dalam membangun pendidikan, pelayanan, dan pembinaan umat Buddha di Kabupaten Malinau.

“Gedung ini diharapkan menjadi pusat pembelajaran Buddhadharma, pembinaan karakter generasi muda, pengembangan pendidikan agama Buddha, kegiatan sosial kemasyarakatan, sekaligus mempererat tali persaudaraan,” ujarnya.

Andryantho menjelaskan, pembangunan gedung memperoleh dukungan dana dari Pemerintah Kabupaten Malinau sebesar Rp830 juta. Adapun total biaya pembangunan mencapai sekitar Rp1,127 miliar, sehingga kekurangan anggaran dipenuhi melalui swadaya umat Buddha, donatur, sponsor, serta semangat gotong royong masyarakat.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang dinilai terus memberikan perhatian terhadap kehidupan dan pembangunan sarana keagamaan di Kabupaten Malinau.

Sementara itu, YM. Sri Subhapanno Mahathera, Sanghanayaka Sangha Theravada Indonesia, mengungkapkan rasa syukur atas peresmian Gedung SMB Samadhina. Menurutnya, momen tersebut menghadirkan dua kebahagiaan, yakni kehadiran Bupati Malinau beserta jajaran Forkopimda, serta berdirinya gedung yang dibangun melalui kolaborasi pemerintah dan semangat gotong royong umat Buddha.

Ia menilai pembangunan gedung tersebut menjadi bukti bahwa umat Buddha tidak hanya menerima dukungan dari pemerintah, tetapi juga memiliki kepedulian dan semangat untuk ikut berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing demi kemajuan bersama.

Sri Subhapanno berharap gedung baru tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat pendidikan informal bagi anak-anak melalui Sekolah Minggu Buddha. Selain didukung fasilitas yang memadai, kualitas tenaga pengajar dan kurikulum juga diharapkan terus ditingkatkan agar mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan bertanggung jawab.

Lebih lanjut, ia berharap kawasan vihara dapat terus dikembangkan melalui pembangunan kuti bagi para bhikkhu serta candi yang nantinya menjadi identitas vihara sekaligus destinasi wisata religi di Kabupaten Malinau.

Pada kesempatan itu, Sri Subhapanno turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malinau atas komitmennya dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan. Ia juga mendoakan agar sinergi antara pemerintah dan seluruh umat beragama terus terjalin demi kemajuan daerah serta terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan rukun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *