Dua Tahanan Lapas Nunukan Kabur, LSM Panjiku Pertanyakan Keseriusan Penjagaan Sipir Lapas

Dua tahanan yang kabur dari lapas Klas II B Nunukan.

NUNUKAN- Dua orang tahanan kiriman lapas Kabupaten Nunukan dengan kasus 363 atas kasus tindak pidana pencurian atas nama Tuo Bin Unding dan Indra Adi Saputra dikabarkan kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Nunukan.

Dari beberapa postingan foto dari warganet di media sosial bahwa kedua napi melarikan diri dari lapas Nunukan, postingan warga net ini di unggah sejak Sabtu (13/2) mulai viral dan foto dua napi yang beredar tersebut dibagikan warganet yang melihat postingan tersebut. Hingga saat ini belum ada pernyataan pihak Lapas terakit kaburnya dua Napi tersebut.

Bacaan Lainnya

Saat dikonfirmasi Pembawakabar.com Minggu (14/3), Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas ) Klas II B Taufik Hidayat belum memberikan jawaban.

Sementara itu, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pancasila Jiwaku, Mansur Rincing yang mendengar kabar kaburnya napi tersebut angkat bicara, Dia mempertanyakan keseriusan Sipir Lapas Klas II B Nunukan yang sampi kebobolan 2 tahanan kabur.

“Memalukan, kejadian ini harusnya tidak terjadim, keserisuan sipir jaga di lapas itu harus dipertanyakaan perlu dipertanyakan. Keamanan dan penjagaan harusnya diperketat kok bisa lalai,” ujar Mansur Rincing.

Menurutnya dengan kasus napi kabur yang sudah beberapa kali, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) seharusnya diberikan sanksi tegas.

“Ka Lapas itu harus diberikan sanksi tegas, di copot atau ditegur keras oleh Kemenkumham atau Kakanwil Kemenkumham melakukan sidak ke lapas Nunukan,” kata Mansur Rincing.

Dia juga mempertanyakan seperti apa standar opersional dan perangkat cctv di Lapas Nunukan sehinggatahanan bisa kabur. “SOP Penjagaan sipir di Lapas itu seperti apa, kok tahanan bisa kabur, kemudian cctv disana berfungsi atau tidak,” tegasnya.(*)

Tinggalkan Balasan