Jelang Iraw, Masyarakat Desa Binusan Swadaya Cor Jalan Berlubang

NUNUKAN, PEMBAWAKABAR.COM – Semangat gotong royong warga Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, kembali terlihat. Menjelang pelaksanaan even budaya akbar *Iraw Borneo Bersatu di Kabupaten Nunukan*, masyarakat secara swadaya melakukan pengecoran jalan berlubang di lingkungan desa.

Bacaan Lainnya

Aksi gotong royong tersebut dilakukan warga bersama aparat desa sejak pagi hari. Dengan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, gerobak dorong dan material semen, pasir serta koral yang dikumpulkan secara swadaya, warga kompak menutup lubang-lubang jalan yang selama ini tergenang air dan mengganggu aktivitas.

Kepala Desa Binusan, Rudihartono, S. Sos, mengatakan kegiatan ini merupakan inisiatif murni masyarakat yang ingin desanya tampil bersih, rapi, dan nyaman saat menyambut tamu-tamu Iraw dari berbagai daerah dan negara serumpun.

“Ini swadaya murni masyarakat Desa Binusan. Menjelang Iraw, warga ingin memberikan yang terbaik. Jalan yang berlubang dan tergenang air kita cor bersama agar tamu yang datang ke Nunukan merasa nyaman melintas di Desa Binusan,” ujar Rudihartono, Minggu (4/10).

Menurutnya, Desa Binusan merupakan salah satu pintu masuk dan jalur yang akan dilalui rombongan tamu Iraw. Kondisi jalan yang mulus menjadi wajah desa dan bentuk penghormatan kepada para tamu.

“Jangan sampai tamu dari Malinau, Tana Tidung, Bulungan, Tarakan, bahkan dari Malaysia, Filipina dan Brunei melihat jalan kita rusak. Jadi warga berinisiatif langsung action,” tambahnya.

Rudihartono mengapresiasi kekompakan seluruh masyarakat Desa Binusan yang rela menyisihkan waktu, tenaga, dan materi tanpa mengandalkan anggaran pemerintah. Ia menyebut semangat ini adalah cerminan filosofi Iraw itu sendiri, yaitu silaturahmi dan kebersamaan.

“Kami pemerintah desa hanya memfasilitasi, yang bekerja adalah masyarakat. Ini bukti bahwa semangat gotong royong di Binusan masih sangat kuat,” jelasnya.

Ia berharap, perbaikan swadaya ini bisa membuat akses jalan aman dan layak dilalui selama rangkaian Iraw berlangsung pada 8-13 Oktober mendatang, sambil menunggu perbaikan permanen dari Pemkab Nunukan.

“Terima kasih untuk seluruh masyarakat Desa Binusan. Semoga menjadi amal jariyah dan membuat Desa Binusan semakin kompak menyukseskan Iraw Borneo Bersatu di Kabupaten Nunukan,” pungkas Rudihartono.(**)

Tinggalkan Balasan