Kios Pulsa di Nunukan Barat Terbakar, Dua Rumah dan Toko Pakaian Ikut Terdampak

NUNUKAN, Pembawakabar.com – Suasana pagi yang tenang di Jalan Tanjung RT 02, Nunukan Barat, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah terjadi kebakaran yang menghanguskan sebuah kios pulsa pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 06.15 Wita.

Bacaan Lainnya

Dari kejauhan terlihat asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara. Kobaran api dengan cepat melalap kios pulsa berukuran sekitar 3×5 meter milik Erni (32) hingga ludes terbakar.

Selain menghanguskan kios pulsa, kebakaran juga berdampak pada toko pakaian milik Usman Affan yang disewa oleh Glory. Bangunan tersebut mengalami kerusakan akibat terpapar hawa panas dari kobaran api.

Tak hanya itu, dua rumah yang berada di bagian belakang lokasi kebakaran turut terdampak, yakni rumah milik Suharsini (50) dan Usman Affan (54).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kios pulsa yang terbakar merupakan bangunan milik Suharsini yang disewakan kepada Erni. Sementara toko pakaian di sampingnya merupakan milik Usman Affan yang disewa oleh Glory.

Sejumlah warga sekitar mengungkapkan, api pertama kali terlihat berasal dari kios pulsa sebelum kemudian menyebar ke bangunan yang berada di samping dan belakangnya.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di bagian depan kios pulsa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 06.15 Wita.

“Mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk dengan jarak bangunan yang cukup rapat, petugas harus bergerak cepat melakukan pemadaman agar api tidak meluas,” ujar Wahyudi.

Untuk mengendalikan kobaran api, Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan lima unit armada ke lokasi kejadian.

“Sekitar 15 menit, api berhasil dijinakkan oleh petugas,” katanya.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan selama hampir satu jam guna memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa.

“Kami ingin memastikan api maupun bara yang masih tersisa benar-benar padam sehingga tidak menimbulkan kebakaran susulan,” jelasnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, jumlah kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses pendataan dan perhitungan.

Wahyudi juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui atau melihat adanya kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

“Kami menghimbau kepada warga, apabila melihat atau mengetahui musibah kebakaran, terutama pada rumah atau bangunan, segera hubungi petugas melalui Call Center 112 atau nomor 0812-1717-6565,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan